New Normal Berdampak Pada Tukar Rupiah
Barometer99.comNEW NORMAL Berimnas pada Rupiah yang Mendominasi Nilai Tukar saat ini' kita patut bersyukur bahwa Memang Tuhan yang Maha Kuasa masih akan berpihak pada Jokowi' Betapa Tidak Dalam menghadapi berbagai Persoalan Dinamika Wabah Corona Virus dan serangan kaum oposisi dan elite bangsa terhadap berbagai Kebijakan Presiden Joko Widodo di saat Pandemi ini dan Hujatan sertà kritik Pedas yang terus di goreng dari berbagai Sisi keputusan dan Langkah Jokowi Meski di nilai Pro Rakyat di saat Pandemi ada saja Kelompok pembuat aksi Narasi yang tidak henti hentinya' ujar Bung Arman.
Jokowi seakan Makin Diserang Isyu makin tenang dalam menghadapi Polemik yang terus di Munculkan yang bersifat langsung mengarah kepadanya maupun Manuver aksi aksi yang ternilai mengarah ke Opini Provokatif Rakyat bisa terpancing yang menimbulkan tanda tanya berbagai pihak khususnya di Sosial Media sebagai warga Jagad Maya' kata Bung Arman Penggagas Bersama kita KawalJokowi yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Relawan Online yang sengaja didirikannya untuk menagkal Manuver Busuk di Sosial Media itu.
Tak pelak lagi
JOKOWI yang dianggapnya SANG Penyelamat Ekonomi Bangsa ini terus bekerja bersama para Menterinya agar Situasi dalam Melawan Virus Covid19 bisa di redam Kurva nya agar melandai dalam posisi Datar tidak menanjak Peningkatan nya.
Disaat Presiden Jokowi Mengeluarkan berbagai Kebijakan diantaranya yang terkait NEW NORMAL untuk beberapa Daerah yang di tetapkan sementara di Wilayah Tanah Air ternyata langkah New Normal tersambut oleh Rakyat dan respon Positive di kalangan pelaku Ekonomi Betapa Tidak terlihat dari pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terus Melenggeng ke atas baik terhadap Dollar Amerika USA maupun mata Uang Asing lainnya inilah Dampak yang patut di acungi jempol
Ternyata Kebijakan Pro Rakyat Jokowi Patut di sambut Syukur atas Gagasan Kebijakan New Normal yanģ tentunya berdampak reaksi Positive terlihat
Rupiah "Raja"
NILAI mata uang rupiah menguat luar biasa dan menjadi "raja" dalam perdagangan Hari Rabu. Bukan hanya terhadap US$, rupiah menguat terhadap semua mata uang dunia.
Aksi penguatan rupiah dipicu oleh confidence pasar setelah pemerintahan Jokowi memberlakukan kebijakan now normal yang diimbangi dengan memperketat protokol kesehatan dalam meredam penyebaran Covid-19. Pelaku pasar optimis, penguatan rupiah akan berlanjut sampai menemukan titik tukar sesuai fundamental ekonomi nasional.
Dalam pembukaan perdagangan Rabu, nilai rupiah langsung menguat 1,18% terhadap US$ ke level Rp 14.210/US$. Apresiasi rupiah semakin bertambah hingga mengakhiri perdagangan di level Rp 14.050/US$, atau melesat 2,29% di pasar spot.
Mata uang Asia hingga Eropa semua dibuat melemah lebih dari 1% dan sebagian lebih dari 2%. Tidak ada mata uang yang mampu membendung penguatan rupiah. Nilai rupiah kini berada di level terkuat sejak 27 Februari. Rupiah akan segera menembus Rp 14.000/US$ jika berhasil mempertahankan momentum penguatan.
OPTIMISME terhadap rupiah juga disebabkan oleh kebijakan new normal yang mulai berlangsung di berbagai belahan dunia. Roda bisnis akan kembali berputar dan menjauhkan ekonomi dunia dari ancaman depresi.
Negara-negara di Asia dan Eropa hampir semuanya akan memutar kembali roda perekonomiannya dengan melonggarkan kebijakan karantina wilayah (lockdown). Begitu juga dengan Amerika Serikat, negara dengan nilai ekonomi terbesar di dunia.
Penguatan signifikan nilai tukar rupiah tidak hanya memicu gairah pelaku pasar, tetapi menimbulkan optimisme dunia usaha pada umumnya. Kebijakan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 memperoleh "ancungan jempol". Bukan hanya on the track, tetapi lebih dari itu: kemampuan membaca perubahan dan keberanian Jokowi dalam mengambil keputusan. Bravo kawalJokowi tuntas sampai 2024..!
Tegas Komando Nasional Ikatan Persaudaraan Relawan Online KawalJokowi2024 kami bersama Jokowi kami percaya jokowi.Bung Arman pada Rilis berita nya. **(ril)
.png)



0 Comments: