Pelatihan Industri Rumahan Perempuan Untuk Masyarakat Gampong Cot Lamme

, , 0 Comments


Barometer99.com, ACEH - Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry berkerja sama dengan PSW UIN Ar-Raniry serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM dan Kecamatan Kuta Baro, melakukan Pelatihan Industri Rumahan Perempuan (IRP) untuk  masyarakat Gampong Cot Lamme dan perwakilan Pengurus PKK  Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, di Aula BPKP Kecamatan Kuta Baro, Selasa (16/6/2020).

Kegiatan pelatihan IRP tersebut, dilaksanakan selama tiga hari mula tanggal 16 sampai dengan 18 Juni 2020, yang dihadiri Camat dan Sekcam Kuta Baro, Wakil Dekan 3 Fakuktas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniri, Para Dosen Prodi, DP3A propinsi yang diwakili oleh  Dasrita Bakrie, SSi MPA dan di ikuti sebanyak 15 peserta yang dipilih sebagai Champion dari desa dan Kecamatan Kuta Baro.

Pada acara pembukaan tersebut, Ketua Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINAR, dan juga selaku ketua penyelenggara, Dr Rasyidah MAg memaparkan, Gampong Cot Lamme sudah lama menjadi desa binaan dan mitra Prodi PMI, dimana sebelumnya telah dilakukan juga pelatihan entrepreneurship dasar, dan pelatihan produksi kue kue.

Disamping program social keagamaaan lainnya. Maka untuk kali ini kegiatan kita memilih champion untuk pelatihan IRP sebagai motivasi dalam pengembangan usaha. Kelompok usaha yang didampingi kali ini adalah kelompok usaha “boh itek asin” dan kelompok usaha kue kue pasar.

"Diharapkan peserta yang dilatih, tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produksi telur itik asin dan aneka kue berkualitas, tetapi juga mampu mengembangkan usahanya dan semangat berbagi pengetahuan bagi pelaku usaha yang lain di gampong," jelasnya.


Sementara, arahan diberikan oleh Dekan FDK yang diwakili oleh Wakil Dekan 3 Dr T Lemong Misbah MA menyampaikan, untuk suksesnya sebuah usaha perlu adanya kekuatan tekad di dalam diri para penguasaha, jangan bermental lemah yang diumpamakan seperti mental kerupuk. Di dalam boleh kerupuk tapi kelihatan diluar adalah baja yang penuh kekuatan atau memiliki kemasan yang cantik.

"Harapannya, semua yang dilatih hari ini mampu menjadi industri rumahan yang berkualitas," ucapnya.

Ditempat yang sama, Camat Kuta Baro, Bustaman SE dalam sambutannya,  menyambut baik kegiatan ini dan mengharapkan adanya kelanjutan kedepannya. 

"Kalau kali ini hanya 15 peserta, kedepannya bisa dilakukan lagi dengan perwakilan seluruh desa yang ada di kecamatan Kuta Baro," kata Bustaman.

"Diharapkan juga pihak DP3A yang membidangi Industri Rumahan (IR) dapat menindaklanjuti kegiataan ini dan dapat dilibatkan dalam program IR Provinsi," tambah Bustaman.


Serektaris  Prodi PMI,  Sakdiah MAg mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan Cot Lamme, merupakan  laboratarium prodi dimana Cot Lamme sebagai tempat Praktikum Mikro dan Makro dari Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam. 

"Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), terus berusaha untuk meningkatkan pemberdayaan ke arah yang lebih maju berdasarkan tahapan prosedur Pelatihan," tutupnya.

Laporan : Korwil Aceh
Editor     : Herbi.

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer