Bunga Bangkai Tumbuh Di Halaman Rumah Umi Yusna Kota Langsa

0 Comments

Umi Yusna Sedang Memegang Bunga Bangkai.(Amorphophallus, titanum) Minggu, 19 Juli 2020. 
(Fhoto:Barometer99.com - JBI)

Raut Wajah Umi Yusna Tampak Senang Rumahnya Sa'at Ini Ramai Dikunjungi Warga Yang Ingin Melihat Bunga Bangkai Di Halaman Rumahnya.

Barometer99.com - Langsa
Warga Kota Langsa Kembali di kejutkan dengan fenomena langka yang bisa di katakan sangat jarang terjadi di daerah perkotaan, akan tetapi kali ini adanya di Jalan Narisa Dusun Sehati, Gampong Paya Bujok Blang Paseh, Kecamatan Langsa Kota, Pemko Langsa, Fenomena langka tersebut adalah Kibut atau Bunga Bangkai, dengan nama latinnya Amorphophallus, titanum, yang merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik yang berasal dari Sumatra, Indonesia, atau yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia itu tumbuh dengan sendirinya di halaman rumah Umi Yusna (73), tepat di sisi dalam pagar rumahnya.
Tampak Dekat Kibut/Bunga Bangkai, (Amorphophallus,titanum,) 

Ketika, Tim Barometer99.com Kroscek ke lokasi dimana bunga bangkai tersebut tumbuh, ternyata benar adanya, sesuai informasi yang di terima, ternyata di lokasi sudah ada beberapa warga yang berkunjung ingin 
mengabadikan gambar 
fenomena langka tersebut.

Geuchik Gampong Paya Bujok Blang Paseh, Musfizar melalui Kepala Dusun Sehati, Misbahuddin mengatakan, Saya selaku Kadus Sehati juga kaget akan adanya fenomena langka ini, begitu saya dapat kabar langsung ke sini untuk memastikan benar atau tidaknya Bunga Bangkai itu tumbuh di rumah warga Jalan Narisa Dusun Sehati yang kebetulan saya selaku Kasusnya, hal ini akan saya sampaikan kepada Geuchik dengan segera, Kata Kadus Sehati yang lebih di kenal di sapa Genta bersama Kadus Melati, Rudi Sahari di Lokasi, Minggu, 19 Juli 2020.
Rumah Umi Yusna Di Jln. Narisa, Dsn Sehati, Gp. PB. Blang Paseh, Kec. Langsa Kota, Pemko Langsa.

Sementara, Umi Yusna yang berada di teras rumahnya mengatakan,"Nyan Bungong Kana Peut Uroe Ngeon Uroe nyoe timoh Di Sinan" Jelas Umi Yusna dengan mengunakan bahasa Aceh yang artinya "itu bunga Sudah ada Empat Hari Dengan Hari Ini Tumbuh Disitu, Ujarnya.

Jelasnya Kembali, Pertama kali terlihat bunga bangkai itu oleh saya pada  hari Jum'at, kalau jamnya saya tidak ingat, waktu itu sekila saya lihat seperti tunas keladi dan tidak terlalu saya perhatikan, tetapi pada hari Sabtu sore sa'at saya berdiri di deoan pintu rumah saya lihat ternyata sudah berubah, setelah saya hampiri dan amati ternyata ini bunga bangkai yang setahu saya sangat susah di temui, Ungkapnya.

"Semoga dengan tumbuhnya bunga langka itu menjadi rahmad untuk saya dan keluarga, contohnya sa'at ini orang-orang kan tidak kenal sama saya, Nah hari kan sudah banyak yang sama saya dengan tumbuhmya bunga bangkai ini di halaman Rumah saya, Canda Umi Yusna kepada para warga yang datang ingin melihat fenomena Bunga langka tersebut.

Laporan : Jefry Boy Isny
Editor     : Korwil Aceh

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer