Dirlantas Polda Metro Jaya Tinjau Pelaksanaan Ops Patuh Jaya 2020 di Stasiun Juanda
Barometer99.com, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2020 untuk menyambut Idul Adha 1441 H dan pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Stasiun Juanda, Kamis (30/7/2020).
Dilantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sembodo Purnomo Yoga mengatakan, peraturan mengenai jadwal kereta telah diatur untuk mencegah terjadinya penumpukan penumpang, karena setiap perusahaan telah mengadakan pengaturan jam dan jadwal masuk kerja setiap karyawan.
"Selain itu, juga telah dilakukan pembatasan penumpang untuk menjaga jarak antara penumpang yang satu dengan yang lainya dan dilakukan oengecekan suhu tubuh kepada setiap penumpang yang mau naik kereta sesuai protokol kesehatan," terang Dirlantas Polda Metro Jaya saat meninjau pelaksanaan Ops Patuh Jaya 2020 di Stasiun Juanda, Kamis 30/7/2020.
Lanjutnya, setelah dari Stasiun Juanda ini, dilanjut ke Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Pulo Gebang. Ini salah satu bagian Operasi Patuh Jaya untuk melihat apakah dalam libur menjelang Idul Adha ini ada penumpukan penumpang yang diperkirakan puncaknya terjadi pada malam hari ini.
"Terkait dengan itu, kita akan lihat apakah sudah dipatuhi aturan protokol kesehatan atau belum," ujarnya.
Lebih lanjut Dirlantas Polda Metro Jaya menjelaskan, disamping itu juga, sore nanti akan dilaksanakan gelar pasukan untuk mengamankan arus mudik, terutama jalur timur ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk hari ini, tidak ada penyekatan dan situasi berjalan normal.
"Di setiap res area akan ditempatkan beberapa anggota dan hari ini juga akan diadakan simulasi kalau terjadi kemacetan atau kecelakaan, serta akan dilaksanakan 'One Way' baik pada arus mudik maupun arus balik. Untuk res area, disiapkan pada KM 19 dan KM 39, serta parking B untuk istirahat dan sholat," jelasnya.
Dirlantas Polda Metro Jaya menambahkan, mengenai tindakan yang dilakukan atas Operasi Patuh Jaya pada hari ketujuh, telah dilakukan tindakan sebanyak 43 ribu pelanggar dan 15 ribu dilakukan dengan tindakan tilang, serta 28 ribu dengan tindakan teguran. Pelanggaran yang paling banyak adalah pelanggaran dengan lawan arus dan pelanggaran di jalur Busway.
"Lima pelanggaran tematik di Polda Metro Jaya ini, yaitu pelanggaran lawan arus, pelanggaran masuk jalur Busway, pelanggaran Stop Line, tidak menggunakan helm dan pelanggaran menggunakan seroboh atau sirine. Untuk plat hitam, sehari bisa mencapai 25 kendaraan ditindak," ungkapnya.
"Saya menghimbau, agar kendaraan plat hitam jangan memakai seroboh atau sirine, karena itu sudah diatur oleh undang-undang," pungkasnya.
Di kesempatan itu, Dirlantas Polda Metro Jaya bersama anggota, membagikan masker kepada pengendara motor.
laporan : Sumitro.
editor : Herbi.
.png)


0 Comments: