Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada. M.Phil Aceh Terlalu Hebat Dan Indah Jika Dirusak Oleh Narkoba

0 Comments

Kapolda Aceh Irjen. Pol. Drs Wahyu Widada M.Phil, Sa'at Memberikan Arahan Kepada 147  Personil Jajaran Dit. Resnarkoba Polda Aceh, Jum'at, 17 /07 (Fhoto:Barometer99.com - JBI)

Barometer99.com - Langsa
Guna meningkatkan kinerja dan pemahaman dalam menyelamatkan generasi penerus Bangsa khususnya Putra Putri Aceh, Kapolda Aceh, Irjen. Pol. Drs. Wahyu Widada M.Phil,  memberikan arahan kepada para jajaran yang diikuti oleh Pejabat utama dan 147 Personel Direktorat Narkoba Polda Aceh,  di Aula Mapolda setempat, Jum'at, 17 Juli 2020.

Kapolda Aceh, Irjen. Pol. Drs. Wahyu Widada M.Phil, menyampaikan harapannya kepada seluruh jajaran dalam wilayah Polda Aceh dan Khususnya jajaran Dit. Resnarkoba untuk Perang melawan narkoba dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada dengan dukungan di awali dari diri sendiri.

Hal tersebut di ungkap Kapolda Aceh melalui tayangan Video  yang di terima Tim Barometer99.com, Jum'at malam 17 Juli 2020, Sekira pukul: 21.00 wib.

Didalam tayangan video yang berdurasi kurang lebih 1 menit 40 detik itu, Kapolda Aceh tampak tegas dengan ekspresi wajah yang sangat tajam,  ketika memberikan arahan kepada jajaran Dit. Resnarkoba dengan menyelamatkan Putra Putri Aceh yang merupakan generasi penerus orang Aceh, Maka Kapolda Aceh yang juga Mantan Kapolda Gorontalo ini berkeinginan selamatkan  Aceh dari  bahaya Narkoba.

Personel Dit. Resnarkoba Polda Aceh Mengikuti Arahan Kapolda Aceh Di Aula Mapolda Aceh.

Berikut kutipan arahan Kapolda Aceh Irjen. Pol. Drs. Wahyu Widada M.Phil melalui tayangan video tersebut,"Kalau kalian bisa menegakkan hukum dengan tepat, Bisa menangkap sabu 100 kilo, Bisa mencegah terjadinya kejahatan, maka dengan demikian kalian sudah berhasil menyelamatkan berapa banyak jiwa- jiwa manusia, khususnya di Aceh ini, justru hari ini saya katakan bahwa Saya disini ingin berbuat untuk masyarakat Aceh. Coba kalian fahami, Tanah ini terlalu sayang untuk kita biarkan dan negeri ini terlalu hebat untuk kita tinggalkan begitu saja. 

Jika kita rusak dengan Narkoba maka Hanya kita jualah yang bisa menyelamatkan bukan orang lain.

Kapolda juga mengatakan,"Saya sayang Aceh dan Saya jatuh cinta dengan Aceh, maka sa'at ini saya bekerja dengan sebaik baiknya, Saya paling tidak suka ditanya banyak orang melalui Instagram, Bapak orang mana, Dengan tegas saya jawab bahwa Saya orang aceh, hanya 
Saja saya tidak bisa memilih, Saya dilahirkan oleh siapa, akan tetapi saya sa'at ini sudah di aceh jadi sudah selayaknya
Saya harus berbuat untuk masyarakat aceh, Saya harus berbuat untuk leluhur leluhur
Yang sudah membangun aceh hingga seperti saat ini, Ucapnya.
Kalau kita tidak bisa mengisi Aceh ini dengan baik, bisa kalian bayangkan para pejuang terdahulu Aceh seperti Panglima terhebat Malahayati, Teuku Umar, Cut nyak dhien bisa menangis melihat anak cucunya harus rusak dengan bebasnya peredaran serta penguna  Narkoba, di Aceh, justru dengan Kita sebagai Pejuang Pejuang islam, Ini adalah kewajiban kita untuk 
Selamatkan orang-orang dengan cara kita memberantas Narkoba di seluruh wilayah Aceh.

Dalam laporan evaluasi itu, Kapolda mengaku jajarannya telah berhasil mengungkap kasus narkoba dengan barang bukti yang telah diamankan hingga juli 2020 sabu seberat 50,8 KG dan ladang ganja seluas 42 Hektar. 

Laporan :  Jefry Boy Isny

Editor     : Korwil Aceh

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer