Ketua Jasa, Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersinergi Demi Kemajuan Kota Langsa, Bukan Malah Menghujat
(Fhoto:Barometer99.com-JBI)
Barometer99.com - Langsa
"Leumpah Carong Hana Gaji, Leumpah Tari Hana Lakoe
Jangan Pernah Merasa Diri Paling Pinter Dan Hebat Dari Orang Lain, Karena Suatu saat pasti tidak akan memperoleh apa-apa dalam hidup ini"Pusat jajanan kuliner yang terletak tepat di jantung Kota Langsa merupakan salah satu sarana prasarana yang positif baik itu bagi penikmat kuliner maupun areal tempat santai sambil menikmati sacangkir kopi bersama keluarga.
Hanya saja terkait kurang mampunya pihak ketiga dalam mengelola pusat jajanan kuliner tersebut sehingga terkesan seperti tidak berfungsi atau tidak menarik, membuat para pemburu kuliner enggan untuk mengunjunginya.
Dalam hal ini membuat statemen negatif bermunculan baik itu dari anggota legislatif maupun elemen sipil lainnya, Alangkah baiknya jika kita sebagai Putra-Putri terbaik Aceh Khususnya Kota Langsa secara bersama memikirkan bagaimana caranya atau solusinya agar Pusat Jajanan Kuliner itu dapat berkembang dengan baik dan semestinya lantaran lokasinya berada tepat di Jantung Kota Langsa.
Hal senada juga di utarakan Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Kota Langsa yang sangat menyayangkan statemen atau tudingan anggota DPRK Langsa yang mengatakan pusat jajanan kuliner tersebut layaknya gedung hantu.
Salah Satu Gedung Kerucut Yang Berada Di Pusat Jajanan Kuliner Kota Langsa.(Fhoto:Barometer99.com - JBI)
"Menyeu Hana Meupat Bek Asai Peugah"
Sebaiknya dilihat atau dicari tahu terlebih dahulu, apa permasalahan dan Kenapa bisa terjadi demikian, setidaknya janganlah langsung memvonis yang seolah-olah bukan warga atau putra kota Langsa, dan kami yakin jika mengetahui apa yang sedang terjadi pasti mareka tidak bicara seperti itu, memang benar Anggota DPRK itu wakil rakyat Kota Langsa, akan tetapi rakyat memilih para Anggota DPRK lantaran menurut rakyat, Anda itu Pintar dan Bijak dalam mengambil setiap keputusan, apalagi ini menyangkut Kota Langsa yang kita banggakan, Ungkap, Ketua JASA Langsa, Bustami, Minggu, 26 Juli 2020.
Menurutnya, Pemko Langsa membangun lokasi tersebut bertujuan agar terbebas dari kumuh. Desainya pun sangat bagus menyahuti perkembangan zaman, katanya.
Setelah terbangun, selanjutnya pemko Langsa menyerahkan tempat jajanan tersebut kepada masyarakat, dengan harapan agar pusat jajanan kuliner itu nantinya dapat menjadi icon baru Kota Langsa.
Namun tujuan pemko tersebut belum tercapai, karena pengelolaannya belum maksimal, berbagai macam persoalan muncul disana sehingga butuh saran dan pendapat dari semua pihak khususnya DPRK Langsa, sebagai pengontrol rakyat dalam membuat satu keputusan yang tepat,"Ini malah menunding lokasi Pusat Jajanan Kuliner tersebut dengan lebel Gedung Hantu" tegas Bustami.
Melihat semangat Walikota Langsa dalam merubah infrastruktur demi memperindah wajah kota Langsa tanpa mendapat dukungan dari semua pihak termasuk DPRK Langsa mustahil semua itu bisa terjadi.
Oleh karenanya jika tidak bisa memberikan ide atau masukan yang positif demi kemajuan Kota Langsa setidaknya jangan menghujat. Selaku wakil rakyat hendaknya dapat memberikan solusi bukan malah menghujat atau menjustic, Sehingga nantinya apa yang di wacanakan demi kemajuan Kota Langsa dapat terlaksana dengan baik, tandasnya.
Disamping itu kita mendesak kepada Pemko Langsa melalui Dinas terkait agar segera menyelesaikan segala problem di Pusat Jajanan Kuliner tersebut, misalnya merubah menu masakan menjadi menu masakan yang sesuai dengan tuntutan zaman, Pungkasnya.
Laporan : Jefry Boy Isny
Editor : Korwil Aceh
0 Comments: