Yonmarhanlan VIII Latihan Tempur Bersama Prajurit Lantamal VIII

0 Comments

Barometer99.com, MANADO - Sirine peringatan tanda bahaya udara menggelegar memecah langit, ratusan prajurit Lantamal VIII Manado dan prajurit petarung VIII yang saat itu sedang bergelut dengan rutinitasnya, dengan sigap langsung berlari menuju gudang senjata, yang letaknya berada di dalam markas komando lantamal VIII. Oleh karena adanya serangan udara dari dua pesawat musuh yang menyerang dengan tiba -tiba mako lantamal VIII pagi, Kamis (13/08/2020).

Dalam waktu lima menit , seluruh prajurit Lantamal VIII dan Prajurit Batalyon Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan VIII), dengan kekuatan penuh sudah bersiaga diberbagai sudut dengan senjata serbu siap tembak.

Komandan Lantamal VIII Manado Brigjen TNI Marinir Philip Donar Rompas,gerak cepat memberikan komando gencarkan serangan balik kepada musuh, perintah tersebut membuat prajurit yang sudah siap melakukan perlawanan dan membalas serangan tembakan dari darat.

Di bawah panasnya terik matahari, baku tembak dari udara dan darat tak terelakkan lagi, serangan balik Lantamal VIII terus buru pesawat pesawat musuh yang melintas diatas Pangkalan.

Akibat muntahan peluru pesawat asing tersebut ada beberapa prajurit Lantamal VIII mengalami luka tembak dan terkapar, tembakan peluru musuh juga mengakibatkan ledakan di gudang perbekalan beruntung api cepat di padamkan berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran yang tiba di Markas Lantamal VIII dibantu prajurit Lantamal VIII berhasil memadamkan api, sehingga dapat mengamankan gudang perbekalan dan gudang senjata,sekitar dua jam baku tembak dengan pesawat musuh berlangsung, akhirnya para prajurit Lantamal VIII dan prajurit petarung VIII berhasil memukul mundur dan menjatuhkan satu pesawat musuh.

Peristiwa serangan udara oleh helikopter dan jet tempur ke Mako Lantamal VIII ini merupakan puncak latihan tempur dalam rangka latihan tingkat P1 & P2, Armada 2 (Koarmada 2) selaku tim uji, dan unsur yang melaksanakan adalah para prajurit Lantamal VIII dan prajurit petarung Yonmarhanlan VIII dalam rangka untuk kesiapan ancaman serangan musuh yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

laporan : Walet.

editor    : Herbi.

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer