Dirjen Pertanian Diminta Untuk Memperhatikan Kebutuhan Pertanian Di Kabupaten Pulau Buru

0 Comments

Pulau Buru Maluku - Barometer99.com

Menteri Pertanian DR. Mohammad Yassin Limpo yang melakukan kunjungan kerja ke Pulau Buru dalam rangka panen padi hasil penangkaran varietas INPARI 42 Agritan GSR, serta meninjau dan menyerahkan anakan sapi hasil inseminasi buatan (IB) dari pejantan jenis Brahman, Simental, Madura, Ongole dan Limousin dengan sapi betina lokal Bali, di Sentra Produksi pangan dan ternak Desa Grandeng Kecamatan Lolong Guna Kabupaten Buru itu kagum dengan Kabupaten Buru.

Kekahumannya akan tanah, iklim dan suasana Kabupaten Buru itu dikatakan kepada seluruh para pejabat dan petani yang ada di lokasi kegiatan panen raya, Desa Grandeng, Kecamatan Lolongguba, Minggu (5/10).

Dihadapan Bupati Buru Ramly Umasugi, Kapolres Pulau Buru dan Dandim 1506 Namlea, dirinya meminta kepada para Dirjen Pertanian untuk memperhatikan kebutuhan pertanian di Kabupaten Buru serta memberikan fasilitas yang memang agar dapat menghasilkan produksi beras lebih banyak lagi.

Buru harus bisa menjadi kepentingan untuk Indonesia dalam pangan. Untuk itu, bapak-bapak Dirjen, tolong lebih diperhatikan fasilitas dan keperluan yang dibutuhkan untuk keperluan pertanian di Kabupaten Buru seperti jalan tani, irigasi, perairan dan alat-alat pertanian guna menunjang majunya pertanian di Kabupaten Buru,"pintanya.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan beberapa jam saja itu, Menteri Pertanian juga secara simbolis mencanangkan panen raya padi di Pulau Buru. Saat ini ada 155 hektar padi yang siap dipanen sedangkan ribuan hektar lainnya telah dipanen petani. Menteri juga lakukan panen pedet (sapi) dari bantuan Pemerintah Pusat melalui Kementan 2019.

Dalam kegiatan tersebut, diketahui, Ada 240 anakan sapi hasil IB yang akan diserahkan kepada 40 kelompok tani. Satu kelompok terdiri dari delapan hingga 10 orang memperoleh bantuan 40 ekor yang terdiri dari dua ekor pejantan lokal dan sisanya induk sapi. Menteri juga berkesempatan lakukan inseminasi buatan didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru, Nur Warhangan.

Sementara panen padi hasil penangkaran padi Desa Grandeng seluas 1 hektar dengan perkiraan hasil panen mencapai 10,7 ton gabah mentah.

Namun sangat disayangkan, Menteri Pertanian yang memberikan bantuan kurang lebih Rp 3 Miliar kepada Pemerintah Provinsi Maluku itu tidak didampingi oleh Gubernur Maluku, Moral Ismail. Utusan dari Provinsi Maluku diwakili oleh Kadis Pertanian Provinsi Maluku, Diana Padang dengan beberapa stafnya. **(Sofyan.M)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer