Bupati Lahat Pimpin Rapat Koordinasi Guna Membahas Kasus Covid 19 di Kabupaten Lahat

0 Comments

Barometer99- LAHAT,- Kasus penyebaran virus covid 19 di kabupaten lahat masih terus meningkat, guna memutus mata rantai penyebaran dan antisipasi adanya lonjakan kasus positif covid- 19 di Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan, bupati lahat cik ujang SH mengadakan rapat kordinasi bersama Ferkompinda kabupaten lahat. Selasa (25/05/2021)

Rapat tersebut lansung dibuka oleh Pj Seketaris Daerah, H. Drs Deswan Irsad, dan dihadari langsung oleh Bupati Lahat Cik Ujang, SH, Wakil Bupati Lahat H, Haryanto, SE, MM, Unsur Forkompimda, Seluruh Asisten, Jajaran Kepala SKPD di lingkup Pemkab Lahat, Ketua Forum Camat Kabupaten Lahat, Ketua MUI Lahat dan Ketua FKUB Lahat beserta tamu undangan lainya.

Laporan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat M Taufik, melaporan perkembangan covid- 19 di Kabupaten Lahat untuk saat ini jumlah kasus sebanyak 39 orang, ditanggal 17- 22 Mie tahun 2021 tercatat ada 4 orang yang meninggal.

“Disini kita butuh menguatan, pengawasan, ketugasan dan beesenergi dari semua elemen tanpa kecuali didalam memutus matarantai mata civid yang ada di Kabupaten Lahat. Alhamdulilah di Desa- desa dan RT sudah melaksanakab membuat- membuat Posko- posko pengawasan covid- 19, ” jelasnya Taufik

Sementara Kapolres Lahat AKBP Achamad Gusti Hartono, SIK mengatakan dalam minggu terakhir ini ada masalah dilapangan pada penangan proses pemakam covid- 19, yang mana kurangnya koordinasi antara pihak terkait.
“Masih kurangya sosialisasi 5 M terkait covid-19 kepada masyarakat, kami dari jajaran Polres Lahat gencar melakukan mengawasan memberikan himbauan langsung dan memberikan Masker dan menempelkan spanduk di Rumah- rumah warga yang lagi isolasi mandiri. dan disini sekedar saran meminta kepada Camat dan Lurah agar memberikan surat pernyataan apabila warga yang ingin di isolasi mandiri, agar dapat pengawasan yang lebih, ” ungkapnya.

Di kesempatan rapat Wabup lahat H. Haryanto mengungkapkan kekecewaan nya terhadap tim satgas covid 19 dan pihak RSUD " saya berharap tim satgas covid 19 dapat lebih bersinergi dan bekerjasama dalam menangangi pasien covid 19, saya merasakan pada keluarga saya yang terinfeksi virus covid 19 yang kurangnya penanganan baik itu dari tim satgas maupun dari RSUD lahat, saya menegaskan kepada petugas jangan sampai penanganan pada pasien yang terkonfirmasi seolah olah di biarkan. Bekerjalah dengan sungguh sungguh agar virus covid 19 di kabupaten Lahat dapat berkurang dan memutus mata rantai penyebaran" tegas Wabup

Dalam arahannya bupati lahat menegaskan kepada dirut RSUD lahat agar pelayanan di RSUD dapat lebih ramah dan cepat dalam penanganan terhadap pasien agar lebih baik lagi

" Saya berharap kepada pihak RSUD dapat lebih baik melayani pasien dan jangan menilai pasien dari penampilan dan mengukur dengan uang sekarang kan sudah ada program berobat gratis dari pemerintah daerah" tegas cik ujang

"Untuk masalah PCR jangan menunggu 16 orang baru di PCR, karna keluarga pasien menunggu hasil PCR itu, dan jangan dinkes yang tidak covid itu di covid kan karena itu perbuatan dosa, maka dari itu saya tegaskan untuk tes PCR agar di perketat lg dan untuk petugas harus stand by 24 jam" lanjut nya

" Untuk penanganan pasien covid 19 sekiranya tim satgas covid 19 dapat bekerja 24 jam untuk merawat pasien, dan jangan saling lempar tanggung jawab bekerja sama la dengan baik, saya yakin bapak dan ibu bisa bekerja sama dan bekerjalah dengan hati nurani." Pungkas Bupati. (Nita)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer