Panen Padi Bersama kelompok Tani Sinar Harapan Desa Sungai Pinang

0 Comments


Barometer99- Banyuasin- Sumsel.
Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan melaksanakan Panen Raya Padi bersama Kelompok Tani Sinar Harapan tepatnya di lokasi binaan bank Sumsel Babel cabang Syariah Palembang. Minggu, 22 Agustus 2021.

Kegiatan ini langsung dipimpin oleh Bupati Banyuasin H.Askolani Djasi SH MH. Dalam kesempatan ini Bupati mengatakan "Hari ini bersama OPD dari Kabupaten Banyuasin menyempatkan diri melaksanakan panen raya yang dilaksanakan di Desa Sungai Pinang di kelompok tani Sinar harapan dengan menggunakan alat secara tradisional maupun komben. Yang kebetulan Komben itu sendiri langsung dijalankan oleh saya sendiri yang membawanya dan Alhamdulillah... ", ungkap Bupati Banyuasin.
Dijelaskan Askolani "Hasil panen ini merupakan bantuan dari Bank Sumsel Babel, yang telah memberikan bentuk permodalan yaitu KUR untuk Penanaman Padi Petani Kita yakni bentuk penanaman padi jenis IP 100 di lahan pak Abidin", imbuhnya.

Adapun pertanian ini menghasilkan 5,8 ton per hektar , luar biasa.. hasil pertanian di Desa Sungai Pinang yang cukup membanggakan kita ini. Kalau hasilnya seperti ini insya Allah kabupaten Banyuasin akan naik peringkat tahun ini. Atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini dinas pertanian yang berkolaborasi dengan pihak bank Sumsel Babel ", tegasnya.

"Hal ini sangat menggembirakan, yang mana pemerintah dan perbankan itu benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat. Sehingga kami juga dari pihak pemerintah dapat melihat dan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan keluhan masyarakat secara langsung sekaligus kita dapat merasakan betapa nikmatnya berada di tengah sawah", ungkapnya.

"Diharapkan hasil pertanian kita kedepannya dari peringkat 4 nasional mungkin bisa menjadi peringkat 3 nasional nanti bahkan nomor 2. Insya Allah nanti kita bisa jadi nomor 1 lumbung padi nasional  ", tukas Bupati menyemangati.

" Mungkin dengan kerja keras kita , kerja ikhlas kita maka kita yakin bersama pemerintah kabupaten Banyuasin dan Propinsi dalam hal ini kementerian pertanian tetaplah menjadi nomor satu", tambahnya.

Saat salah satu awak media mempertanyakan perihal permasalahan pupuk, Bupati menyatakan " Untuk pemasaran pupuk sebenarnya tidak ada masalah.  Cuma permasalahannya pupuk subsidi. Karena ada keterbatasan dari kementerian pertanian. Namun sekarang permasalahannya kan di permodalan. Sekarang kan modal sudah ada.  Jadi masyarakat tidak kesulitan untuk membeli pupuk. Hanya saja sebagian masyarakat belum paham jalannya bagaimana caranya untuk pembelian pupuk tersebut. Nah dalam hal ini tinggal tugas penyuluh kita untuk dapat pembantu mengarahkan bukan saja membimbing dalam cara pertanian agar dapat membantu bagaimana caranya untuk mendapatkan permodalan", pungkasnya.

Terkait permasalahan pengairan Alokasi mengatakan " Wilayah Banyuasin kan sangat luas, petani kita juga melaksanakannya masih secara tradisional. Kita kedepannya akan terapkan petani modern secara bertahap, karena Irigasi teknis itu memang masih sangat mahal sekali. Dan mungkin ada beberapa tempat nanti akan kita canangkan itu. Kemarin ada dana serasi juga, ada sudah setengah teknis dan masih alam juga. Jadi kedepannya kita bersama-sama pemerintah provinsi dan pusat. Irigasi kita, tanggul kita, akan kita benahi secara bertahap", tegas Bupati.

Dijelaskan Bupati " Tahun ini sudah dapat normal lebih kurang 40.000 hektar dengan dana serasi sekitar 69.000 hektar", jelasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Banyuasin H.Askolani, Ketua TP-PKK Kabupaten Banyuasin dr.Sri Fitriyanti Askolani, ketua TP-PKK Kecamatan Rambutan Desti Pratiwi SE, Kepala Diskominfo Kabupaten Banyuasin, Kepala Dinas Pertanian kabupaten Banyuasin, Kepala Disbunak Banyuasin, Kepala Satpol-PP  Banyuasin, DPMD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin, Direksi Bank Sumsel Babel, Kapolres Banyuasin, Dandim 04 30, DPRD, Kapolsek Rambutan, Korlap BPP Kecamatan Rambutan, Kasi Trantib Kecamatan Rambutan, Staff Kantor Camat Rambutan, Pemdes Desa Sungai Pinang, PK-KNPI dan Kecamatan Rambutan.

Liputan    : R.Baginda
Publikasi : Yuli

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer