PT Telkom Indonesia Tbk dan PT Microsoft Indonesia secara resmi mengumumkan kolaborasi Mempercepat Transpormasi Digital

0 Comments


Barometer99-
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Microsoft Indonesia secara resmi mengumumkan kolaborasi untuk mempercepat transformasi digital dan mewujudkan kedaulatan digital Indonesia. Kolaborasi ini akan dilakukan di sejumlah bidang, mulai pembangunan intelligent infrastructure nasional, pengembangan talenta digital, hingga akselerasi transformasi digital TelkomGroup.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dan Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee dilaksanakan secara daring melalui Microsoft Teams, Kamis (19/8). Penandatanganan kesepakatan tersebut turut disaksikan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Komisaris Utama Telkom Bambang Brodjonegoro, Presiden Microsoft Asia Ahmed Mazhari, Presiden Microsoft Asia Pasifik Andrea Della Mattea, beserta Dewan Komisaris Telkom, jajaran Direksi Telkom, dan pimpinan Microsoft.

Melalui kemitraan ini akan turut mendukung pemberdayaan ekonomi digital Indonesia, di samping juga akan mengakselerasi transformasi operasional TelkomGroup yang memiliki layanan di seluruh Indonesia. Kemitraan tersebut dinilai penting dan strategis, terlebih ekonomi digital Indonesia diproyeksikan tumbuh hingga delapan kali lipat pada 2030 mendatang.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, transformasi digital mutlak dilakukan guna mengoptimalkan peran teknologi dalam meningkatkan daya saing bangsa. Dalam hal ini, proses pembangunan di berbagai bidang diharapkan juga akan semakin cepat dan membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

Menurut Kartika, pandemi Covid-19 juga turut mempercepat transformasi digital yang memegang peranan penting, tidak hanya di kehidupan masyarakat namun juga dalam konteks industri. Untuk itu, diperlukan keterlibatan perusahaan telekomunikasi digital seperti Telkom sebagai digital hub untuk BUMN dan korporasi dalam mendorong digitalisasi. Telkom pun diharapkan bisa menjadi tumpuan pemerintah dalam memperluas dan memperkuat penerapan teknologi di segala lini kehidupan.

“Kementerian BUMN menyambut baik kolaborasi Telkom dan Microsoft sebagai salah satu strategic partnership untuk mewujudkan program digitalisasi nasional. Upaya ini juga sesuai dengan prioritas Kementerian BUMN terkait Business Model Innovation yaitu refocus dan reinvent core business models menggunakan new technology, partnership, dan ecosystem building,” ujar Kartika Wirjoatmodjo.

Selain itu, ia optimistis, strategic partnership ini dapat mendukung Telkom untuk meningkatkan digital expertise sehingga mampu menghasilkan value secara optimal bagi Indonesia. Hal ini, juga sejalan dengan tujuan prioritas Kementerian BUMN, agar kepemimpinan Telkom di industri digital dapat terus dijaga dan ditingkatkan melalui technology leadership dan digital talents yang andal dan terbaik di bidangnya.

Sementara Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, saat ini Telkom tengah bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital (digital telco) terdepan dengan terus memperkuat infrastruktur dalam membangun platform dan layanan digital bagi masyarakat, untuk mempercepat terwujudnya kedaulatan digital nasional di Indonesia.

Salah satu strategi Telkom untuk mempercepat proses transformasi perusahaan dan mewujudkan kedaulatan digital Indonesia dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan teknologi besar dunia (global tech giant). Kolaborasi harus dilakukan, terlebih di tengah situasi industri yang sangat dinamis dan sarat dengan perkembangan teknologi terkini. Karena itu, ungkap Ririek, Telkom bekerjasama dengan Microsoft untuk memperkuat kompetensi dan kapabilitas perusahaan dalam menyediakan berbagai digital services, digital platform, serta digital connectivity, untuk memberikan pengalaman digital terbaik sesuai dengan tuntutan serta perubahan perilaku pelanggan dan masyarakat saat ini.

“Kemitraan ini merupakan langkah awal dari kolaborasi jangka panjang antara Telkom dan Microsoft untuk memberikan kontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi digital dalam negeri. Telkom juga terus terbuka untuk menjalin kemitraan dengan tech giant dan global player yang akan memberikan synergy value terbaik bagi perusahaan dan menjadikan Indonesia lebih baik,” ujar Ririek.

Kemitraan Telkom-Microsoft ini diharapkan dapat membantu menghadirkan solusi atas infrastruktur digital, platform untuk mengolah data dan informasi, serta talenta digital.

Presiden Direktur Microsoft Indonesia
Haris Izmee mengatakan, selama 26 tahun terakhir, Microsoft telah berupaya untuk memberdayakan organisasi dan individu di Indonesia dengan keterampilan, tools, dan proses untuk menyambut digitalisasi. Ia pun optimistis, kemitraan dengan Telkom Indonesia untuk menciptakan intelligent cloud platform selaras dengan semangat kewirausahaan yang dikenal di Indonesia, mulai dari startup, digital native, warung hingga UMKM, sehingga akan mendorong pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan bagi Indonesia.

“Kami senang bisa bekerjasama dan menyambut peluang masa depan digital dengan terus berinovasi, sambil membangun kemampuan untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan industri yang siap menyambut masa depan,” ujarnya.

Kemitraan ini sekaligus merupakan kelanjutan inisiatif Berdayakan Ekonomi Digital Indonesia yang diumumkan pada akhir Februari 2021 lalu, di mana Microsoft menegaskan komitmen untuk membangun data center region pertama perusahaan di Indonesia dan meningkatkan keahlian lebih dari 24 juta masyarakat Indonesia pada akhir 2021.

Menurut penelitian IDC, investasi Microsoft di Indonesia diharapkan dapat menghasilkan pendapatan baru hingga USD 6,3 miliar dari ekosistem pelanggan dan mitra lokal tanah air. Selain itu, bisnis yang mengonsumsi cloud diharapkan dapat menyumbangkan 60 ribu pekerjaan bagi ekonomi lokal, selama empat tahun ke depan.(HD) 

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer