Syaiful Syafri ; PKB Didirikan Untuk Membangun Masyarakat Yang Beradab, Sejahtera, Lahir Dan Bathin
Lima Puluh – Sumut, 04-08-2021,-- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) didirikan pada tanggal 23 Juli 1998 oleh para Kyai Nahdlatul Ulama (NU) bertujuan untuk membangun masyarakat yang beradab, sejahtera, lahir dan bathin.
Sesuai dengan visi dan misinya, Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) bercirikan humanis, religius dan dan terbuka
dalam pengertian tentang agama, suku, ras dan antar golongan sekaligus peduli
nilai nilai kemanusiaan, berwawasan kebangsaan serta berpedoman kepada
Pancasila.
Untuk itu, PKB harus
mampu mempersiapkan kadernya agar duduk di lembaga legislatif sebagai
perwakilan masyarakat, sehingga mampu menyalurkan aspirasi masyarakat melalui Pemerintah Daerah. Ini mengandung
arti bahwa para pengurus PKB memerlukan
tata kelola organisasi secara baik (good organizing governance) termasuk
pengurus NU, GPAnsor dan Muslimat NU bersama komponen masyarakat lainnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Drs Syaiful Syafri MM dalam
silaturahmi wawasan kebangsaan, menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 76 tahun
dihadapan para pengurus PKB, NU, GP Ansor dan Muslimat NU, yang dihadiri
pengurus MIO, Pemuda Mitra Kamtibmas, perwakilan Mahasiswa , dan Gerakan Mahasiswa
Keristen Indonesia, cabang Kab. Batu Bara, Rabu 04/08 di Sekretariat PKB jln
kisaran.
Menurut Syaiful Syafri yang juga Mantan PJ. Bupati Batu Bara
2008 itu, bahwa cita cita PKB Untuk mewujudkan masyarakat beradab,
sejahtera, terbuka, humanis dan religius
dapat dicapai, apabila Pengurus NU, GP Ansor dan Muslimat NU bersama PKB, mau
belajar dari sejarah tentang tujuan berdirinya keempat organisasi ini, tegas
Syaiful.
Sementara itu Ketua PKB Cabang Batu Bara Zul Irfan Yang
turut dihadiri Dewan Pendiri Khairudin Dasopang, Ustadz Syahrul Spd, Ulama NU
Sahbudin Nasution, Sekretaris NU Erwin Nst S.Pd, Mewakili Muslimat NU Kumalawat SPD, MM, dan
Pembina Media independen online ( MIO ) Rahmat Hidayat, menyampaikan ucapan
terima kasih atas terselenggaranya silaturahmi kebangsaan ini.
Zul Irfan menjelaskan bahwa silaturahmi merupakan kolaborasi
antara NU, PKB dan MIO, serta didukung oleh Sofian, Ketua Pemuda Mitra
Kamtibmas, Anggota Kehormatan HT Manurung yang diwakili Ir Pirdot Lbn Tobing,
dan Muslimat NU serta Muhammad Iskandar MPD.
Turut menjadi narasumber kedua yang memberikan penjelasan
wawasan kebangsaan sejarah berdirinya NU, GP Ansor, Muslimat NU dan PKB Drs
Mohammad Masrob M.Pd.
Acara Silaturahmi diawali dengan pembacaan ayat suci alquran,
Doa, penyantunan anak yatim/yatim piatu serta penyerahan sertivicate, kepada
setiap peserta Silaturahmi kebangsaan.
Penulis : Drs Syaiful Syafri. M.M
Diterbitkan Oleh : Rahmat Hidayat
.png)

0 Comments: