Herman Deru Komitmen Bangun Ketahanan Pangan Sumsel Tetap Terjaga

0 Comments

Barometer99- BANYUASIN,- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan  terus  berupaya  meningkatkan  produksi pangan dengan memaksimalkan pemanfaatan lahan sawah tak terkecuali di Kabupaten Banyuasin  yang saat ini tengah konsen dalam menggalakan penanaman padi jenis IP 100. Suksesnya sektor pertanian diyakini akan membawa efek positif dalam mendongkarak pendapatan petani.

Gubernur  Sumsel H. Herman Deru disela-sela panen raya padi IP 100 di desa Rantau Bayur Banyuasin, menegaskan, untuk meningkatkan produksi pangan dibutuhkan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat petani termasuk juga stakeholder lainnya, Rabu (08/09/2021).

Kalangan petani diharapkannya untuk tetap semangat dengan produktifitasnya, menggunakan benih unggul serta  harus pandai dalam pengaturan pola tanam yang baik. Terlebih Rantau Bayur memiliki lahan sawahan yang sangat luas yang jika dimanfaatkan dengan maksimal tentu akan berefek pada meningkatnya produksi gabah dan beras.
“Yang  tidak kalah pentingnya adalah pemanfaatan  teknologi pertanian yang menyesuaikan kondisi lahan. Termasuk dalam penggunaan benih varietas unggul dan sistem tata kelola air juga harus lebih baik,” harapnya.

Terkait dengan panen raya padi IP 100 di Rantau Bayur kali ini Herman Deru secara khusus ke depannya daerah ini mengembangkan varietas lainnya tidak saja terbatas pada IP 100 namun juga dapat ditanam IP 200. Untuk itu dia mengajak semua stakeholders untuk lebih konsentasi pada upaya peningkatan produksi pangan sehingga ketahanan pangan tetap terjaga dan Sumsel sebagai penyangga pangan nasional dapat terwujud secara maksimal.

“Pemprov Sumsel bersama dengan kementerian, dan  kabupaten/kota akan memberikan perhatian besar untuk urusan pangan ini. Bahkan kedepan akan diberikan stimulus berupa Rp 900 ribu per hektar untuk petani,” tandasnya.
Sementara Bupati Banyuasin Askolani Jasi mengatakan, daerah yang dipimpinnya itu merupakan salah satu daerah  yang memiliki potensi alam pertanian yang berlimbah. Bahkan dia mengklaim, tanaman padi atau komuditi lainnya  akan tumbuh subur. Padi IP 100 ini contohnya perhektarnya menghasilkan gabah 4,7 ton.  Apalagi lahannya diolah sedemikian rupa tentu harusnya lebih meningkat lagi.

"Lahan pertanian di sini tetap subur meskipun tidak menggunakan pupuk. Ini sangat luar biasa, Ini perlu tangan-tangan dingin merubah mindset yang sama untuk panen dari sekali dalam setahun menjadi 2 kali setahun. Terima kasih pak Gubernur yang begitu perhatian pada petani Banyuasin yang dari tahun-ketahun  sudah banyak menerima bantuan dari pak Gubernur,” tegasnya.

Panen Raya IP 100 ini dihadiri pula oleh Kasat Pol PP Provinsi Sumsel H.Aris Saputra, Anggota DPRD Provinsi Sumsel M. Yaser, S.E, Camat Rantau Bayur Syaiful Anwar, S.Sos., M.Si., Kepala Desa Rantau Bayur Tanzirin, dan Gapoktani Bayur Berseri, Desa Rantau Bayur Bambang Irawan. (Yon/rill)

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 Comments:

Postingan Populer