Tampilkan postingan dengan label Boyolali. Tampilkan semua postingan

Beri Motivasi Dan Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Bantu Turun Ke Ladang


 Barometer99- Boyolali – Babinsa Koramil 17/Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali yang dipimpin Sertu Riyanto bersama rekan-rekan Babinsa  membantu petani menanam jagung bibit varietas Pioner-32, lahan pertanian milik Bapak Mustakim (44) seluas 0.5 haktare (Ha) di Dukuh Gagatan Desa Ketoyan Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali, Kamis (20/01/2022)


Disela waktu istirahat, Babinsa Sertu Riyanto yang juga menuturkan, tanaman jagung merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan oleh petani di desa binaanya. 


"Hari ini saya meminta rekan-rekan babinsa  di Koramil  untuk membantu Pak Mustakim menanam jagung,” katanya. 

Ia berharap dengan kehadiran dirinya dan rekan-rekanya dapat membantu dan memotivasi Pak Mustakim untuk meningkatkan kesejahteraan dimasa pandemi ini, selain itu hal ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Dikesempatan yang sama, Pak Mustakim sangat mengapresiasi Babinsa Koramil Wonosegoro bersama rekan-rekan untuk hadir ditengah - tengah petani dan menyemangati kami, ya' Alhamdulillah kami sebagai petani merasa senang dengan adanya kegiatan Babinsa ini.

"Semoga program pemerintah untuk meningkatkan swasembada pangan dapat terwujud", ungkapnya.

(Agus Kemplu)

Editor : Msa

Babinsa Kawal Lansia Desa Sambi Dapatkan Vaksin Dosis 2


Barometer99- Boyolalali – Babinsa Sambi Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali Serka Dwi Haryanto mendampingi petugas kesehatan melaksanakan vaksinasi secara door to door dosis ke 2 untuk lansia. Vaksinasi ini dilaksanakan petugas medis di wilayah Puskesmas Sambi di Dukuh Jati RT 01 Rw 02 Desa Sambi Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali, Jumat (14/01/2022).



Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk mensukseskan vaksinasi bagi kaum lansia, sebab pemerintah daerah sedang mengawal vaksinasi untuk kalangan orangtua berusia lanjut. Maka penting untuk memprioritaskan pelayanan kepada orang tua, dengan harapan menekan angka kematian akibat covid-19.

“Jumlah warga  yang divaksin dosis 2 menggunakan Sinovac sebanyak 12 orang, kami mengawal jalannya vaksinasi rumah ke rumah ini dan semuanya berjalan lancar,” ucap Babinsa 

“Vaksinasi Covid-19 memang tidak membuat kita 100 persen kebal dari Covid-19. Tapi, vaksinasi Covid-19 akan mengurangi dampak yang ditimbulkan jika kita tertular,” ungkapnya.

Sebagaimana manfaat dari vaksin lainnya, vaksin Covid-19 bermanfaat untuk memberi perlindungan tubuh agar tidak jatuh sakit akibat Covid-19 dengan cara menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh.

“Oleh sebab itu, meski sudah divaksin Covid-19, kita wajib tetap menjalankan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak untuk mencegah penularan virus corona,” pungkas Serka Dwi


(Agus Kemplu)

Editor : Msa

Warga Sudah Mulai Lupa, Babinsa Ingatkan Prokes



Barometer99, BOYOLALI | Upaya anggota Koramil 05/Ampel Kodim 0724/Boyolali dalam memutus penyebaran Covid-19, terus melakukan Operasi Yustisi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Melalui operasi ini, Babinsa Koramil 05/Ampel Kodim 0724/Boyolali kembali mengingatkan warga masyarakat tentang peraturan pemerintah terkait protokol kesehatan.

Kali ini, Jumat malam (10/09) Babinsa Koramil 05/Ampel Kodim 0724/Boyolali  bersama Linmas Desa Ngadirojo  melaksanakan operasi yustisi PPKM di Toko Gemilang Dukuh Kadang Rt 01 Rw 05 Desa Ngadirojo Kecamatan Gladagsari dan sekitarnya.

“Sosialisasi dalam rangka Penegakan Protokol Kesehatan PPKM dengan cara operasi yustisi di wilayah. Dari hasil-hasil operasi masih di temukan warga yang melanggar protokol kesehatan,” ucap Babinsa Ngadirojo Serka Ngadikin.

Babinsa menambahkan, selain menyasar di Toko Gemilang pihaknya juga melakukan operasi di sekitar Toko terutama yang masih bandel tidak sesui dengan protokol kesehatan.

Teks : Agus Kemplu

Kapolri Pastikan Vaksinasi untuk Buruh Bakal Dipercepat Hingga Akhir Agustus

 

Boyolali - Panglima TNI Marsekal TNI Dr Hadi Tjahjanto, S.I.P., Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi masyarakat dan buruh di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (22/8/2021).

Pelaksanaan vaksinasi ini diinisiasi oleh PT Pan Brothers yang bekerja sama dengan TNI-Polri serta Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Adapun total target vaksinasi sebanyak 1.000 orang masyarakat umum dan buruh PT. Pan Brothers.

Kapolri menyampaikan dengan pelaksanaan vaksinasi ini, diharapkan mempercepat program vaksinasi nasional. Bahkan khusus untuk buruh, target vaksinasi hingga akhir Agustus sebanyak 100 ribu sudah divaksin.

"Target vaksinasi buruh di wilayah solo raya sampai agustus paling tidak 100 ribu buruh tervaksin dan akan bertahap ditambahkan terus, sehingga dari  kebutuhan vaksin untuk masyarakat industri untuk buruh yang memang menjadi pahlawan devisa bisa kita maksimalkan," kata Kapolri.

Selain vaksinasi buruh, mantan Kabareskrim Polri ini juga akan terus mempercepat vaksinasi untuk masyarakat sekitar dan diharapkan akhir september program vaksinasi juga cukup meningkat.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, selain mempercepat vaksinasi, pelaksanaan testing dan tracing atas kasus konfirmasi COVID-19 di Boyolali juga harus dimaksimalkan.

"Bagi mereka yang terkonfirmasi dan memiliki kontak erat untuk dirawat di isoter bagi yang masuk gejala ringan termasuk sedang. Isoman terus kita lakukan pendampingan agar terpantau hingga bisa menekan bisa penularan COVID," katanya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menitipkan pesan bahwa masyarakat harus menyeimbangkan antara kesehatan dan ekonomi. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap hidup sehat dan disiplin prokes dengan memakai masker.

"Pesan kami karena virus ini kan akan hidup dengan kita beberapa tahun ke depan supaya kita bisa menyeimbangkan hidup sehat, tapi juga bisa bekerja dan beraktivitas. Jangan lupa pakai maskernya harus disiplin dan testing dan tracingnya sampai level terbawah terus jalan. kalau itu jalan tidak usah ada buka tutup. Jadi kita bisa jalan imbang ekonomi dan kesehatan," katanya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, total vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 1.000 dosis jenis Moderna yang berasal dari Polri. Jumlah vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 25 orang yang terdiri dari TNI-Polri dan relawan. Dalam kegiatan ini juga akan disalurkan paket bansos kepada masyarakat yang membutuhkan sebanyak 435 paket bansos. (Hen)

Akselerasi Vaksinasi Terus Di Genjot Panglima TNI dan Kapolri, Kali Ini Giliran Buruh Se-Soloraya

 

Boyolali - Akselerasi vaksinasi terus digencarkan pada masyarakat, kali ini Panglima TNI Marsekal TNI Dr Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin tinjau langsung vaksinasi dan penyerahan bantuan sosial (bansos) untuk buruh se-Soloraya di  PT. PAN Brother Tbk, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (22/8/2021).

Dalam kunjungannya, Panglima dan Kapolri didampingi oleh Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Kapolri menerangkan sampai hari ini paling tidak sudah 100.000 buruh telah di vaksin.

"Ini secara bertahap akan ditambahkan terus sehingga kebutuhan vaksin di industri yang memang menjadi pahlawan devisa bisa kita maksimalkan,"terang Sigit.

Menyusul akselerasi vaksinasi, Kapolri berharap sampai akhir Desember angka Covid-19 akan turun drastis.

Panglima TNI  mengatakan tak hanya vaksinasi, testing dan tracking juga dilakukan untuk memetakan kasus konfirmasi. Bila ditemukan ada yang positif beserta yang telah kontak erat akan dirawat di tempat isolasi terpusat (isoter).

"Bagi yang masuk gejala ringan termasuk juga yang melakukan isolasi mandiri akan terus kami pantau sehingga bisa mencegah penularan,"tuturnya.

Keduanya sekali lagi meminta pada masyarakat yang telah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, tetap menggunakan masker dan menjaga jarak sebab pandemi covid-19 di Indonesia belum berakhir. (Hen)

Postingan Populer