Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan

Ormas Gercin Kembangkan Sayap ke Bumi Cendrawasih, HYU Lantik Pengurus DPD Gercin Provinsi Papua Barat



Manokwari - Setelah membentuk dan melantik diberbagai Provinsi di Indonesia, Ormas Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (Gercin) mengepakan sayapnya ke bumi cendrawasih, Papua Barat. Hendrik Yance Udam Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasonal Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (DPN Gerci) terakhir sudah melantik Napolion Fakdawer sebagai Ketua DPD Gercin Provinsi Papua Barat dan Julians Kadiwaru sebagai Sekretaris.

Rencananya Gercin akan terus membentuk dan melantik kepengurusan DPD Gercin Propinsi dan DPC Gercin Kabupaten/Kota di 34 Provinsi dan 561 Kabupaten/Kota se Indonesia.

"Setelah melantik pengurus Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta dan terakhir DPD Gercin Provinsi Papua Barat di Swis Bell Hotal Manokwari Selasa 18 Agustus 2020 lalu. Saya selaku Ketum Gercin akan keliling Indonesia melantik semua pengurus Propinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia," kata Hendrik Yance Udam (HYU) saat ditemui di kantornya, Jumat (28/08/2020)  di Jl. Percetakan Negara, Jakarta Pusat.

Ia menceritakan bahwa saat melantik DPD Gercin Provinsi Papua Barat. Dirinya menemukan harapan dan pandangan bahwa Gercin akan menjadi satu-satunya ormas yang konsinsten menjaga Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika sampai ke akar rumput.

Katanya, saat dihadapan pengurus DPD Gercin Papua Barat yang baru dilantik dan juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinana Daerah (Forkopinda) Provinsi Papua Barat. HYU sapaan akrabnya mengatakan, kehadiran Gercin di Manokwari Provinsi Papua Barat di harapkan dapat menjadi laboratorium kader dalam mencetak kader-kader bangsa pemimpin masa depan.

"Pengurus DPD Gercin Papua Barat saya nilai memiliki integritas, serta wawasan kebangsaan dan mencintai NKRI. Apalagi ketuanya adalah Anggota Bawaslu Papua Barat, yang memiliki peranan penting bagi kelangsungan Pilkada Papu Barat 9 Desember 2020 mendatang,” kata HYU sang tokoh muda nasional asal Papua ini.

Menurut HYU, kedatangannya ke Papua Barat melantikan DPD Gercin Provinsi Papua Barat membawa pesan-pesan kedamaian cinta dan kasih sayang. Oleh sebab itu kader-kader Gercin yang baru selesai dilantik kiranya dapat mewarnai kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan politik, dengan semagat kedamain cinta dan kasih sayang.

Lebih lanjut HYU mengatakan, DPD Gercin Provinsi Papua Barat harus bermitra dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ada. Serta juga dengan TNI/POLRI untuk percepatan akselerasi pembangunan yang ada di Papua Barat.

Katanya, kehadiran DPD Gercin Provinsi Papua Barat harus bisa memberikan konstribusi pemikiran yang konstruktif dalam mencari sebuah solusi strategis. Dimana untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang ada di Papua Barat dengan cara-cara yang elegan tanpa mengunakan kekerasan.

"Kekerasan tidak dapat menyelesaiakn persoalan justru kekerasan akan melahirkan kekerasan baru lagi. Namun gunakan lah pendekatan cinta dan kasih sayang dalam menyelesaikan persoalan yang ada," pesannya.

Terakhir HYU berharap, generasi muda yang ada di Provinsi Papua Barat harus bisa mengisi kemerdekaan RI yang ke 75 Tahun dengan hal- hal yang positif dalam kehidupannya sehari-hari. Sehingga tidak terjebak dalam pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Ia menyerukan, DPD Gercin Provinsi Papua Barat harus bisa berada di garda paling terdepan dalam melawan semagat radikalisme, intoleran, berita Hoax, terorisme dan saparatis yang ada di Provinsi Papua Barat.

Sementara itu saat pelantikan DPD Gercin Papua, Gubernur Provinsi Papua Barat Drs Domingus Mandacang yang di bacakan oleh Staf ahli Gubernur bidang Ekonomi dan pembangunan Dr Nico Tike Utung.SE .MM mengatakan, Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat menberikan dukungan kepada DPD Gercin Provinsi Papua Barat. Kiranya DPD Gercin Provinsi Papua Barat bersama pemerintah dapat bersinergi membangun tanah papua yang kita cintai bersama.

"Gercin bisa menjaga dan merawat Indonesia dan menjaga Tanah Papua dengan membangun hati, mempersatukan dengan kasih menuju Papua Baarat yang aman dan damai serta sejahtra," tandasnya.

Ketua DPD Gercin Provinsi Papua Barat Napolion Fakdawer mengatakan, pihaknya memberikan ucapan terimah kasih kepada Gubernur Provinsi Papua Barat serta seluruh Forkompimda yang sudah membantu suksesnya acara pelantikan Dpd Gercin Provinsi Papua Barat.

“Saya sebagai Ketua DPD Gercin Provinsi Papua Barat dan teman-teman yang baru saja dilantik oleh Ketua Umum DPN Gercin Bung HYU, akan terus begerak dan melakukan konsolidasi organisasi di Kabupaten dan Kota yang ada di Papua barat demi tegaknya NKRI di Tanah Papua," terang Napolion sapaan akrabnya. (red)

Penulis: RB. Syafrudin Budiman, SIP

Gubernur Hadiri HPN dan Porwada


Palembang, Barometer99.com - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menerima audensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel. Maksudnya, dalam rangka silaturahmi sekaligus mengundang Gubernur untuk hadir pada acara Hari Pers Nasionsl (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) tingkat  Provinsi Sumsel di Kota Lubuklinggau 7-9 April mendatang.

Pada acara tersebut nantinya juga akan berlangsung seminar jurnalistik, Porwada, bakti sosial, malam penganugerahan penghargàan tokoh pers dan tokoh yang berjasa bagi kemajuan pers di Sumsel.

Puncaknya acara nanti, Gubernur Sumsel H. Herman Deru akan hadir dan juga memberikan hibah satu unit mobil operasional PWI dari Pemprov Sumsel.

Menurutnya, Pemprov Sumsel mengapresiasi dan memberikan support penuh untuk berlangsungnya acara tersebut. Tujuannya meningkatkan sinergitas yang terjalin baik antara Pemprov Sumsel dan PWI Sumsel.

“Inilah bentuk kepedulian kami dari Pemprov Sumsel kepada PWI Sumsel untuk kelancaran dan kesuksesan bersama. Saya akan hadir di sana nanti,” tuturnya

Sementara Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar mengatakan dalam rangka memperingati HPN tahun 2020 mereka akan menggelar serangkaian kegiatan mulai dari Jalan Sehat pada 1 Desember lalu, yang kemudian dilanjutkan dengan HPN dan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) April mendatang,

"HPN dan Porwada di Sumsel akan dipusatkan di Kota Lubuk Linggau. Sekaligus penyerahan penghargaan bagi tokoh- tokoh-peduli pers. Untuk kelancaran kegiatan ini, kami mengharapkan support dari Pak Gubernur Herman Deru," tambah Firdaus Komar.

Hadir dalam kesempatan ini, Ketua PWI Sumsel H. Firdaus Komar, S.Pd., M.Si, didampingi Anwar Sy Rasuan (Wkl Ketua Bidang Organisasi), Ketua Panitia Pelaksana HPN/Porwada Dwitru Kartini, Sekretais Panitia Pelaksana Suprapto Ramadhan dan Icuk (Wakil Ketua Bidang Pendidikan).  (Rel)

Demokrasi Kita Sering Kali Jadi ‘Problem Solving’ Persoalan Demokrasi Itu Sendiri


Jakarta - Barometer99.com. Kamis, 05 Maret 2020, Seskab saat pidato pada acara Pisah Sambut Direktur Eksekutif Kemitraan, di JS Luwansa Hotel, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (4/3) kemaren

Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung, menyampaikan bahwa demokrasi yang ada di Indonesia sering kali menjadi problem solving dari persoalan demokrasi itu sendiri.

“Ketika ada perbedaan yang sangat tajam termasuk hal yang berkaitan dengan etnisitas, keagamaan, isu-isu yang sensitif ujungnya selesai dengan bagaimana proses pendewasaan demokrasi itu terjadi,” tutur Seskab saat pidato pada acara Pisah Sambut Direktur Eksekutif Kemitraan, di JS Luwansa Hotel, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (4/3).


Contoh yang paling ekstrem, menurut Seskab, adalah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur DKI Jakarta, serta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dan 2019.

Dengan partisipasi di Pilpres 2019 hampir 81%, lanjut Seskab, merupakan partisipasi tertinggi, terbesar, dan terbanyak di seluruh dunia.

“Jadi Pak Jokowi bahkan Pak Prabowo kalau dijumlah orangnya yang memilih Pak Prabowo pada waktu itu lebih banyak dibandingkan yang memilih Trump atau Clinton,” jelas Seskab.


Artinya, sambung Seskab, proses demokrasi di Indonesia sudah mengalami proses pendewasaan dan ini menjadi anugerah bersama.

Walaupun yang mungkin juga menjadi pekerjaan rumah bersama, lanjut Seskab, sekarang ini politik identitas perlahan-lahan semakin menonjol karena orang selalu melakukan pendekatan memberikan previlige kepada kelompok mayoritas dibandingkan minoritas.

“Suku menjadi hal yang dipertimbangkan dalam memilih, agama dipertimbangkan dalam memilih.

Mudah-mudahan dalam proses rasionalitas yang bisa dilakukan dalam demokrasi ini, ini juga mendewasakan bangsa kita di dalam memilih pemimpinnya,” urai Seskab.

Infrastruktur dan SDM Pada bagian lain pidatonya, Seskab menyampaikan bahwa Presiden berkali-kali mengatakan tidak ada lagi visi menteri atau apapun, yang ada hanya visi Presiden.

Saat ini, menurut Seskab, Presiden mengarahkan agar pembangunan infrastruktur dilanjutkan, karena memang konektivitas masih menjadi persoalan di Indonesia.


“Kalau Bapak-bapak lihat pembangunan di Indonesia sekarang ini jangan lihat di Jawa, lihatlah di luar Jawa karena kalau lihat di Jawa dari dulu Jawa selalu dibangun, tetapi di luar Jawa proses pembangunannya lebih massif daripada di Jawa,” jelas Seskab.

Menurut Seskab, banyak orang tidak membayangkan trans Sumatra sebentar lagi tahun 2023 akan tersambung jalan tol dari ujung ke ujung trans Sumatra dan mudah-mudahan paling lama 2024 akhir itu sudah akan terselesaikan.

“Demikian juga dengan tran Kalimantan sekarang baru ruas Balikpapan-Samarinda, tentunya akan dilanjutkan dengan Banjarmasin dan kemudian ke Palangkaraya,” imbuh Seskab.

Kalau mau melihat bandara/pelabuhan yang bagus sekarang, lanjut Seskab, jangan lihat di Jawa, lihatlah di luar Jawa karena memang pembangunan ini tidak lagi Jawasentris tetapi menjadi Indonesiasentris.

Terkait pembangunan sumber daya manusia (SDM), Seskab menyampaikan bisa menjadi sinergi, berkolaborasi dan mutual yang bekerja sama dengan pemerintah karena tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah.

“Kalau pendekatannya terlalu birokrasi dengan BKL-BKL yang ada dengan sistem pendidikan yang tidak kita ubah maka kita tidak bisa melakukan lompatan seperti yang diharapkan oleh Bank Dunia, IMF, Mc Kinsey, maupun Bappenas sendiri Indonesia di tahun 2045 menjadi 4 atau 5 kekuatan ekonomi dunia,” tambahnya.

Seskab menyampaikan harus ada dorongan dan kemitraan yang dilakukan tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga begitu banyak kelompok organisasi yang bersama-sama mendorong itu. **(riil)

Kader HMI Cabang Palembang Sebut Dodi Reza Alex Sosok Inspirator



Palembang - Barometer99.com.
Dodi Reza Paparkan Upaya Wujudkan Pemerintah yang Bersih Dihadapan Kader HMI Bupati Muba Isi Materi LK II HMI Cabang Palembang.
Sukses memimpin banyak organisasi dan menahkodai Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) membuat Bupati Muba Dr H Dodi Reza Lic Econ MBA menjadi inspirasi bagi generasi muda terutama generasi yang terafiliasi pada organisasi.
Misalnya saja dalam rangkaian Intermediate Training (LK) II Tingkat Nasional HMI Cabang Palembang, Minggu (1/3/2020) di Wisma Atlet Jakabaring Bupati Muba Dodi Reza diundang dan diminta menjadi pemateri untuk mengisi kegiatan tersebut.

"Ya, kami menilai sudah sangat pas mengundang pak Bupati Muba Dodi Reza untuk mengisi materi LK II ini, beliau sosok pemimpin muda yang mampu mewujudkan good and clean government di Muba," ungkap Ketua Panitia Pelaksana LK II HMI Cabang Palembang, Azza Harby.

Menurutnya, sosok Bupati Muba Dodi Reza menjadi inspirasi bagi pemuda pemudi yang ada di Sumsel, terlebih generasi muda yang tergabung di dalam HMI. "

"Sosok beliau sangat menginspirasi, di usia yang masih muda beliau banyak memberikan kontribusi positif untuk Sumsel ini bahkan Indonesia," terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengungkapkan, dalam upaya mewujudkan good and clean government dirinya tidak sendiri, namun diperkokoh dengan Forkopimda dan OPD di lingkungan Pemkab Muba.

"Prinsipnya komitmen, pemerintahan yang bersih dan transparan itu adalah kewajiban yang harus dijalankan," tegas alumni Universite Libre de Bruxelles, Belgia tersebut.

Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) ini juga menambahkan, Muba juga terus menjaga zero konflik dan tentu peran serta pemuda di Muba sangat diharapkan untuk bersama-sama menjaganya.

"Saya juga terus berharap dukungan dari rekan-rekan Kader HMI, menjaga stabilitas di Muba serta terus konsisten mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2022," ungkapnya.

Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Sumsel ini menambahkan, dirinya HMI selalu beriringan dengan dirinya untuk andil memberikan ide dan gagasan dalam membangun Muba.

"Saya ucapkan selamat melaksanakan LK II dan selalu menjadi kader HMI yang memberikan kontribusi positif untuk kemajuan Indonesia," pungkasnya. **( ril/As)

Dodi Reza Dorong Anggota LTKL Perkuat Daya Saing

Jakarta - Barometer99.com.
Pimpin RUA Forum LTKL, DRA Komitmen Wujudkan Kabupaten Lestari
Program LTKL 2020 Jadikan Kabupaten Lestari Lebih Produktif dan Berdaya Saing
Berdiri  tahun 2017 lalu, Forum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) yang dipimpin Bupati Muba Dodi Reza Alex punya peran strategis pembangunan. Dodi ingin semua kabupaten anggota LTKL  punya produk unggulan lestari demi   daya saing.
Saat ini ada delapan kabupaten anggota aktif yang tergabung dalam LTKL yaitu Kabupaten Musi Banyuasin, Siak, Sintang, Gorontalo, Sigi,  Aceh Tamiang, dan Bone Bolango.

Semangat gotong-royong dsn kerjasama dengan pihaknlain adalah  modal anggota LTKL  mewujudkan pembangunan lestari.  Sedangkan goalnya, mimpinya, adalah lingkungan terjaga, masyarakat sejahtera secara bersama.

Itulah harapan  Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Bupati Muba yang juga  Ketua Umum LTKL. Harapan ini dilontarkannya saat memimpin Rapat Umum Anggota (RUA) Forum LTKL bertempat di Kantor APKASI Sahid Sudirman, Rabu (26/2/2020).

"Umur LTKL  masih sangat muda. Namun capaiannya sudah banyak.  Perkembangan yang ditunjukkan oleh Kabupaten anggota LTKL saat ini sangat menjanjikan.  Kabupaten-kabupaten anggota LTKL telah menyiapkan ‘amunisi’ untuk meningkatkan daya saing daerah melalui pemetaan potensi kabupaten, pengembangan SDM lokal, sampai mekanisme pelaporan,"ujar Dodi.

Doktor Lulusan Universitas Padjajaran ini juga menandaskan proses  peningkatkan daya saing daerah dilalui dengan banyak cara.  Beberapa program prioritas LTKL yaitu,  Bisnis dan Investasi Lestari. Ini disiapkan untuk  kabupaten menyusun portfolio komoditas dan secara aktif menjemput investasi ke daerah. Kemudian, inovasi masyarakat. Tujuannya,  untuk peningkatan pelibatan masyarakat lokal dalam visi hijau kabupaten. Lalu Kebijakan dan Perencanaan. Langkah ini penting untuk memetakan kebijakan yang berpotensi mendatangkan insentif dari kerangka nasional."

Program prioritas lain  yang dilakukan LTKL yaitu melakukan Pemantauan dan Pelaporan demi menghasilkan produk laporan daya saing daerah.   Berikutnya, tegas Dodi, komunikasi untuk mempromosikan inisatif keberlanjutan yang dilakukan kabupaten.

 "Program-program ini dilakukan oleh kabupaten anggota LTKL bekerja sama dengan mitra-mitra lokal dan nasional,"bebernya.

Program yang kini disusun ini disebut Dodi, sejalan dengan visi  Presiden RI Joko Widodo. Yakni  untuk menjadikan Indonesia negara yang “produktif, berdaya saing, dan mampu mengikuti beragam perubahan”. 

Bagi Dodi,  negara yang berdaya saing harus kuat sejak  dari level desa, kabupaten, sampai provinsi.

 Sekretariat LTKL, Gita Syahrani menjelaskan  LTKL sebagai katalisator di dalam APKASI, bertugas untuk mempercepat terwujudnya pembangunan lestari di Kabupaten. APKASI harus menyebarluaskan, usaha-usaha yang tengah dilakukan kabupaten anggota LTKL ini. LTKL sendiri telah menetapkan visi nya yakni di tahun 2030  kelembagaan LTKL melebur di dalam  APKASI.

Rapat Umum Anggota 2020 yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, hendaknya dapat dimanfaatkan untuk berbagi perkembangan kabupaten anggota LTKL, update informasi, dan juga jejaring, bekerja sama dengan mitra-mitra lokal dan nasional.

Rapat juga menyepakati program prioritas perkumpulan LTKL tahun 2020 - 2021 dengan topik agenda besar yaitu, Pengembangan bisnis dan investasi,  Pemantauan dan pelaporan, informasi dan komunikasi, Kebijakan dan perundangan dan Konservasi dan Restorasi.

Selanjutnya rapat telah memeriksa berkas permohonan dan kelengkapan persyaratan menjadi anggota Perkumpulan LTKL. Kabupaten yang mengajukan diri sebagai calon anggota LTKL yakni Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Rapat juga mengesahkan   Kabupaten Kapuas Hulu sebagai kabupaten anggota perkumpulan LTKL.  **(ril/As)

Postingan Populer