Gejolak Gunung Semeru Warga Dusun Sumbersari Rugi Rp 1 Milyar
Barometer99-Aktivitas Gunung Semeru berubah naik akhirnya memuntahkan material vulkanik telah menyebabkan kerugian materi kisaran pada angka Rp 1 Milyar dari berbagai jenis harta milik korban.
Dikatakan Bagian Bidang Pendidikan Dan Latihan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) kabupaten Lumajang Peltu (Pur) TNI-AD Sugiono, asesmen sementara yang dihimpun oleh Tim Redaksi Cepat (TRC) BPBD Lumajang dalam hari pertama dengan rincian sebagai berikut;
Hasil sementara identifikasi kerugian erupsi semeru di desa Supiturang dusun Sumbersari
1. Padi 15,76 ha @ 6 jt = Rp. 94.560.000,00
2. Cabe merah 10,23 ha senilai Rp. 613.800.000,00
3. Salak umur 6 th. 0.5 ha senilai 30 jt
4. 4 ekor sapi senilai 69 jt
5. 3 ekor kambing senilai Rp. 750 rb
6. Jides th 2013 senilai Rp. 82 jt
7. Pipanisasi th 2015 senilai Rp. 82 jt
Pipanisasi th 2017 senilai Rp. 65 jt.
Dijelaskan mantan prajurit Yonif 527/BY asesmen di wilayah terdapat lainnya seperti untuk Curah Koboan belum bisa diidentifikasi karena akses jalan terputus.
"Untuk Curah Koboan belum dilakukan asesmen mas, kami terkendala akses jalan putus demikian laporan kami kurang lebihnya kami mohon maaf", ucap pria yang kenyang penugasan di Timor Timur.
Personil yang dilokasi di katakan Sugiono di tarik ke posko pengungsian untuk evaluasi yang harus dilakukan secepatnya, adanya personil tambahan dari Basarnas pos Jember guna mempercepat proses asesmen dan pembagian tugas.
"Tim yang ada kita tarik untuk evaluasi dan besok kita akan bagi tugas dengan teman-teman dari Basarnas pos Jember", cetus Sugiono yang sedang memimpin personil TRC BPBD.
Sementara informasi yang didapat media ini di tempat pengungsian dari Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan BPBD kabupaten Lumajang Mohammad Wawan Hadi Siswoyo penguatan personil di tambah dari Basarnas Jawa Timur dan BPBD provinsi Jawa Timur.
"Ada tambahan kekuatan personil dari Basarnas Jawa Timur dan BPBD provinsi Jawa Timur", pungkas Wawan Hadi di hadapan Ketua DPD PPNI kabupaten Lumajang DR. Suhari. (Pendi)
.png)
0 Comments: