Tampilkan postingan dengan label Sosial masyarakat. Tampilkan semua postingan

Ketua DPD APPI Beri Bantuan Timex Timex Untuk Pengerasan Jalan Uka

Ketua DPD APPI Beri Bantuan Timex Timex Untuk Pengerasan Jalan Uka

Barometer99- Kampar - Warga yang tinggal sekitaran Jalan Uka ujung Desa Rimbo Panjang, tampaknya bisa merasa lega. Hal ini dikarenakan mulai hari ini Rabu (23/2/21) pengerjaan-pengerasan badan jalan di Jalan Uka mulai dikerjakan.

Selama ini kondisi jalan Uka sangat memprihatinkan, dimana kondisi jalan masih tanah dan banyak lubang lebar dan dalam. Terlebih lagi jika turun hujan, hampir bisa dipastikan kendaraan roda 4 tidak bisa masuk kedalam Jalan Uka ujung tersebut. 

Bukan hanya itu saja, kondisi jalan pun juga dapat membahayakan bagi pengemudi kendaraan roda dua, karena kondisi jalan yang licin.

Melihat kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut, Ketua DPD Aliansi Pewarta Pertanian Indonesia (APPI) Provinsi Riau mengambil inisiatif untuk turut membantu dengan memberikan solusi mengirimkan alat berat memperbaiki kondisi jalan yang rusak parah tersebut.

Romi, Ketua DPD APPI Riau saat ditemui awak media Rabu (3/2/21) mengatakan pengerjaan perbaikan badan jalan di lokasi jalan Uka ini merupakan bagian keprihatianan APPI.

Bantuan secara gotong royong dari Pak Yusup, Pak Lutfi, Pak Arahap yang turut  membantu bergotong royong dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah yang membuat masyarakat sekitar susah untuk beraktifitas.

"Kami sangat prihatin melihat kondisi jalan Uka ujung ini yang sudah rusak parah. Jika hujan, kondisi jalan menjadi licin dan banyak di genangan air karena badan jalan yang berlobang-lobang, terlebih saat sekarang ini intensitas curah hujan cukup tinggi. Namun jika jalan kering, maka debu jalan juga sangat mengganggu kesehatan pengguna jalan, terutama bagi pengemudi kendaraan roda dua. Tentunya ini sangat menyusahkan bagi masyarakat sekitar." tutur Romi.

Romi berharap dengan adanya pengerjaan perbaikan badan jalan yang sedang dikerjakan saat ini mampu memberi secercah harapan untuk meningkatkan geliat ekonomi dan pembangunan yang ada disekitar jalan Uka ujung.

"Harapan saya dengan di perbaikinya badan jalan yang rusak ini memberikan nilai positif untuk kita semua, jika kondisi jalan yang bagus tentunya mudah di akses baik kendaraan roda empat maupun roda dua sehingga pembangunan di sekitar jalan Uka ujung ini dapat lebih berkembang lagi, dan juga sejurus dengan meningkatnya geliat kegiatan ekonomi", ungkapnya penuh harap.

Masih dalam penyampaian Romi, dianya menghimbau kepada semua pihak agar bersama sama untuk urunan agar kondisi jalan UKA ujung tersebut bisa lebih bagus lagi dan badan jalan dapat dilakukan pengaspalan.

"Saya mengajak kepada kita semua untuk bersama-sama turut bahu membahu sesuai dengan bidang kita masing-masing agar kondisi jalan uka ini dapat lebih bagus lagi, jika perlu badan jalan ini bisa di aspal". tutup ketua DPD API Riau.

Ditempat terpisah, Ketua umum DPP APPI Alexander Pranoto menyambut baik apa yang telah di lakukan oleh DPD APPi Riau. "Daya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Ketua DPD APPI Riau bersama beberapa warga yang telah berpatisipasi membantu masyarakat dengan memperbaiki badan jalan Uka. Dimana saat ini kondisinya memang sudah parah. Saya berharap apa yang sudah dilakukan oleh kawan-kawan di DPD Riau mampu memberi manfaat bagi masyarakat sekitar." tutup Ketum APPI.**

Tegas! Kejaksaan akan mengusut tuntas Korupsi Dana MTQ Sebesar 9 M di Buru Selatan

Tegas! Kejaksaan akan mengusut tuntas Kurupsi Dana MTQ Sebesar 9 M di Buru Selatan


Barometer99- Kejaksaan Negeri Buru Akan tegas dan kembali memanggil saksi dari Sidoarjo, Jawa Timur guna menuntaskan penyidikan kasus korupsi dana MTQ XXVII di Namrole, Kabupaten Buru Selatan diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 9 Miliar.
Hal itu dijelaskan Kepala Kejaksaan Negeri Buru, Aditya Trisanto SH MH menjawab wartawan perihal perkembangan penanganan kasus korupsi dana MTQ XXVII tahun 2017 lalu yang terjadi di Kabupaten Buru Selatan.

”MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur'an)
kita sudah melakukan pemanggilan saksi-saksi yang ada di Sidoarjo,”jelas Aditya Trisanto, Sabtu (30/01/2021) lalu.


Di hadapan wartawan, Aditya Trisanto jujur mengakui kalau di tahun lalu, penanganan kasus ini mengalami kendala serius.

“Kenapa kemarin terkendala?,”tanya Aditya dan dijawabnya sendiri karena Covid 19.
“Kita tidak bisa memungkinkan perjalanan keluar. Pemanggilan saksi-saksi ke sini juga tidak memungkinkan,” ungkap Aditya Trisanto .


Diakuinya di tahun 2020 lalu sudah dilakukan pemanggilan sebanyak empat kali. Tapi tidak ada yang datang dengan alasan covid 19.
Walau terkendala, kini di bulan Januari tahun 2021, saksi-saksi itu telah dipanggil kembali.


Ditanya wartawan bagaimana kalau saksi ini juga tidak datang? dengan diplomatis Aditya Trisanto mengatakan "Bila mereka tidak datang dan dari Kejari Buru juga tidak bisa ke Sidoarjo, maka ada cara lain yang akan ditempuh.
Nantinya kejaksaan Sidoarjo akan diminta bantuan guna memastikan saksi ini datang atau tidak,” Pungkasnya.

"Kalau tidak mau datang, maka ada cara lain. Ada cara tertentu , yang penting kasus MTQ ini berjalan,” Tukas Aditya Trisanto.

Ditanya lagi apakah para tersangka akan ditahan terlebih dahulu sambil menunggu pemeriksaan saksi terakhir dari Sidoarjo? Aditya Trisanto berujar "Kalau pemberkasan saja belum. Jadi belum para tersangka ditahan", bebernya.

Sebagaimana diberitakan pada tahun 2019 Kejaksaan Negeri Buru telah menetapkan tiga orang menjadi tersangka. Mereka adalah Kadis Perhubungan Bursel, Sukri Muhammad. Dalam panitia MTQ, ia menjabat ketua bidang sarana dan prasarana.

Kemudian Bendahara Dinas Perhubungan Bursel, Rusli Nurpata. Dalam panitia ia menjabat bendahara bidang sarana dan prasarana. Satu tersangka lagi adalah Jibrael Matatula, Event Organizer.
Mereka ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (15/10/2019), setelah tim penyidik melakukan serangkaian penyidikan dan menemukan dua alat bukti yang cukup.


Berdasarkan penghitungan penyidik kasus dugaan korupsi dana MTQ XXVII diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 9 miliar. Sesuai laporan hasil pemeriksaan atas BPK Perwakilan Provinsi Maluku Nomor: 8.A/HP/XIX.AMB/06/2018 tanggal 25 Juni 2018 yang ditandatangani oleh Muhammad Abidin selaku penanggung jawab pemeriksaan.

Dijelaskan pada tahun 2017 terdapat pemberian hibah uang kepada LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an)
Kabupaten Bursel senilai Rp 26.270.000. 000,00 untuk pelaksanaan kegiatan MTQ Tingkat Provinsi Maluku XXVII.
Pemberian hibah ini berdasarkan permohonan proposal dari LPTQ kepada bagian keuangan BPKAD pada tanggal 3 Februari 2017. Namun, proposal tersebut tidak disertai dengan rencana penggunaan dana.


Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, masing-masing senilai Rp13. 135.000.000,00, dari bendahara pengeluaran BPKAD ke rekening LPTQ Kabupaten Bursel. Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Maluku, ada dana sekitar Rp 10.684.681.624,00 yang tak bisa dipertanggungjawabkan.
(IW)

Gejolak Gunung Semeru Warga Dusun Sumbersari Rugi Rp 1 Milyar

Barometer99-Aktivitas Gunung Semeru berubah naik akhirnya memuntahkan material vulkanik telah menyebabkan kerugian materi kisaran pada angka Rp 1 Milyar dari berbagai jenis harta milik korban.

Dikatakan Bagian Bidang Pendidikan Dan Latihan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) kabupaten Lumajang Peltu (Pur) TNI-AD Sugiono, asesmen sementara yang dihimpun oleh Tim Redaksi Cepat (TRC) BPBD Lumajang dalam hari pertama dengan rincian sebagai berikut;

Hasil sementara identifikasi kerugian erupsi semeru di desa Supiturang dusun Sumbersari
1. Padi 15,76 ha @ 6 jt = Rp. 94.560.000,00
2. Cabe merah 10,23 ha senilai Rp. 613.800.000,00
3. Salak umur 6 th. 0.5 ha senilai 30 jt
4. 4 ekor sapi senilai 69 jt
5. 3 ekor kambing senilai Rp. 750 rb
6. Jides th 2013 senilai Rp. 82 jt
7. Pipanisasi th 2015 senilai Rp. 82 jt
Pipanisasi th 2017 senilai Rp. 65 jt.

Dijelaskan mantan prajurit Yonif 527/BY asesmen di wilayah terdapat lainnya seperti untuk Curah Koboan belum bisa diidentifikasi karena akses jalan terputus.

"Untuk Curah Koboan belum dilakukan asesmen mas, kami terkendala akses jalan putus demikian laporan kami kurang lebihnya kami mohon maaf", ucap pria yang kenyang penugasan di Timor Timur.

Personil yang dilokasi di katakan Sugiono di tarik ke posko pengungsian untuk evaluasi yang harus dilakukan secepatnya, adanya personil tambahan dari Basarnas pos Jember guna mempercepat proses asesmen dan pembagian tugas.

"Tim yang ada kita tarik untuk evaluasi dan besok kita akan bagi tugas dengan teman-teman dari Basarnas pos Jember", cetus Sugiono yang sedang memimpin personil TRC BPBD.

Sementara informasi yang didapat media ini di tempat pengungsian dari Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan BPBD kabupaten Lumajang Mohammad Wawan Hadi Siswoyo penguatan personil di tambah dari Basarnas Jawa Timur dan BPBD provinsi Jawa Timur.

"Ada tambahan kekuatan personil dari Basarnas Jawa Timur dan BPBD provinsi Jawa Timur", pungkas Wawan Hadi di hadapan Ketua DPD PPNI kabupaten Lumajang DR. Suhari. (Pendi)

Sosialisasi New Normal, Ashadi: Zona Hijau Wajib Dipertahankan

Keterangan: Sosialisasi New Normal dilakukan tim gugus tugas Pencegahan Covid 19 di Aula Serbaguna Idi, Rabu 17/6. Foto Bagian Humas dan Protokol Setdakab Aceh Timur.

Barometer99.com, ACEH TIMUR - Tim Gugus Tugas Penanganan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Aceh Timur, melaksanakan sosialisasi New Normal di Aula Serbaguna IDI, Rabu (17/6/2020).

Kegiatan ini di ikuti oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan organisasi masyarakat lainnya di Kabupaten Aceh Timur.

Asisten II pemerintah Kabupaten Aceh Timur Usman A Rachman SH SP MM mengatakan, penerapan new normal penting disosialisasikan, agar tatanan baru dan pola kehidupan baru bagi masyarakat di Aceh Timur di tengah situasi pandemi Covid 19.

"Covid-19 sangat berdampak pada kehidupan masyarakat saat ini.  Salah satu yang sangat terdampak  adalah sektor ekonomi. Pemerintah dalam hal ini terus berperan menyelesaikan masalah ini sehingga dengan penerapan new normal ini benar menjadi perubahan baru bagi kehidupan masyarakat Aceh Timur khususnya," kata Usman.

Menurutnya, yang terpenting dalam penerapan new normal, masyarakat diminta tetap menjaga kesehatan dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan disaat menjalankan aktivitas sehari-hari.


"Masalah kesehatan merupakan masalah utama yang berdampak kepada semua sektor. Maka kesehatan masalah utama yang perlu diselesaikan dalam kondisi new normal nanti, " jelas Usman.

Kemudian lanjut Usman, di new normal ini pemerintah juga mengupayakan pertumbuhan baru disektor ekonomi. Ditengah Covid 19 ekonomi juga menjadi persoalan serius.

"Faktor  angka kemiskinan akan berdampak pada keamanan di daerah.Tidak bisa tercipta keamanan dalam sebuah daerah jika angka kemiskinan masih meningkat, " cetus Usman seraya berharap penerapan new normal dapat menyelesaikan persoalan masyarakat selama ini.

Sementara itu, Ketua gugus Tugas penanganan Covid 19 Ashadi, mengajak semua elemen untuk menjaga dan mempertahankan status zona hijau di kabupaten Aceh Timur. Upaya ini diakui tidak terlepas  berkat kerjasama semua pihak dalam penanganan Covid-19 di kabupaten ini.

"Zona hijau yang telah ditetapkan ini perlu dipertahankan. Pun demikian kita tidak boleh lengah. Terus utamakan protokol kesehatan sehingga kabupaten Aceh Timur benar-benar dalam keadaan aman wabah Covid 19," kata Ashadi seraya mengapresiasi dukungan semua pihak di gugus penanganan Covid 19 Aceh Timur.

Ashadi mengaku, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah menyusun pedoman pelaksanaan  new normal. Mereka juga telah memetakan  sektor- sektor yang akan diterapkan.

Pedoman pelaksanaan kegiatan new normal telah disusun dan nantinya Akan di Perbup Kan dalam aturan Bupati. Dan seterusnya akan disampaikan kepada camat dan geuchik untuk dapat diterapkan.

"Pedoman pelaksanaan yang telah disusun diantaranya Sektor  perdagangan, Sektor pendidikan umum dan dayah, Perhotelan,tempat ibadah, tempat wisata transportasi, Olahraga dan sektor sosial," pungkas Ashadi.

Laporan : T Saiful
Editor     : Herbi.

Bila Melihat Kakek Kardi, Belilah Mainan yang Dijualnya

Keterangan: Kakek Kardi (70 tahun) penjual mainan keliling menggunakan sepeda Onthel. (Foto: Barometer99.com-red)

Barometer99.com, KEPUNG - Akibat dampak dari Pandemi Virus Corona (Covid-19),  Kakek Kardi (70 tahun) penjual mainan yang biasanya membuka lapak jualannya di sekitaran sekolah, kini harus berkeliling  menggunakan sepeda Onthel yang keadaan kakinya cacat karena ditabrak motor.

Beliau keliling menjual dagangan mainannya ini, sampai ke wilayah Kasembon. Kadang kalau beliau kecapekaan, beliau beristirahat dj masjid-masjid yang dilewatinya.

Keterangan: Sepeda Onthel yang Kakek Kardi gunakan untuk keliling menjualkan dagangan mainannya. (Foto: Barometer99.com-red)

Akibat pandemi Covid-19,  dampak ekonomi keluarga beliau semakin berat. Beliau bersama istrinya tinggal bersama anaknya Zaenal dan Istrinya di Puncu atau sekitar Pare dekat MTS Purworejo ke Timur Kecamatan Kepung atau Kepung Barat RT 16 Rw 03.

Anak beliau Zaenal dan isterinya juga sama pedagang mainan yang mempunyai dua (2) anak dan selama ini keluarga mereka tidak dapat bantuan sama sekali.

Untuk rekan rekan, bila lewat dan berpapasan dengan beliau belilah mainannya. Buat rekan salam kita peduli sesama yang membutuhkan.

Sumber : Rilis
Editor    : Herbi.

Geuchik Gp. Kuala Langsa Laksanakan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Bersama Muspida Plus Kec. Langsa Barat Kota Langsa


Langsa - Barometer99.com

Dengan mewabahnya virus Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan virus Corona di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia serta Provinsi Aceh, Geuchik beserta Perangkat Gampong Kuala Langsa bersama muspika plus Kecamatan Langsa Barat melaksanakan kegiatan penanganan dan pencegahan dengan melakukan penyemprotan Desinfektan di Masjid Babussalam Gampong Kuala Langsa Jalan Pelabuhan Kuala Langsa KM. delapan Jum'at, 20 Maret 2020 Sekira Pukul : 09.00 wib s/d 10.15 wib. 

Pada pantauan dari tim BAROMETER99.com tampak hadir pada kegiatan tersebut yaitu Camat Langsa Barat Ridwanullah, SSTP. MSP, Danramil Langsa Barat, Lettu Inf. Supriyanto, Kasatpolairud IPTU Hasrul Irfandi SH, Kapolsek Langsa Barat, IPDA Mulyadi SE, Danposal Kuala Langsa Letda Laut (P) Aji Bayu Agung, Kepala Puskesmas Langsa Barat Ayu Atralinta, SKM., M.Kes, Geucik Gampong Kuala Langsa, Rusmadi beserta Tuha Peut,Imam Gampong, Babinsa dan Babinkamtibmas Langsa Barat,Tim Kesehatan Puskesmas dan warga Gampong Kuala Langsa.


Kapus Langsa Barat, Ayu Artlinta SKM., M.Kes, mengatakan, "Walaupun Virus ini sudah merambah ke berbagai daerah khususnya Kota Langsa, Kami dari pihak Dinas Kesehatan harus bergerak cepat dalam menangani atau lebih tepatnya kepada mencegah agar masyarakat jangan sampai terjangkit virus corona ini,tindakan pencegahan daripada mengobati", Tukasnya.

Lanjut Kapus memaparkan '"Cara penggunaan larutan HCI sebelum dilakukannya penyemprotan, Pertama-tama ketika akan membuka tutup jerigen yang berisi larutan  HCI, jangan terlalu dekat dengan penglihatan (mata) sebab saat dibuka, jerigen berisi HCI akan mengeluarkan asap HCI, Ambil wadah untuk takaran seberapa mililiter yang akan kita ambil untuk dicairkan terlebih dahulu dengan air tawar, setelah diaduk kemudian dituang ke dalam alat penyemprotan untuk disemprot ke benda-benda yang sering tersentuh oleh kulit kita, Contohnya di dalam masjid Babussalam ini,ada daun pintu, tiang-tiang besar ini dan lebih diutamakan kepada lantai masjid yang selalu digunakan masyarakat saat beribadah", jelasnya.

Ditempat yang sama Komandan Pos Angkatan Laut Pelabuhan Kuala Langsa, Letda Laut (P) Aji Bayu Agung ketika di temui barometer99.com menyampaikan,"Saya sangat mendukung dengan adanya kegiatan penanganan dan pencegahan virus Corona dalam melakukan Desinfektan di tempat Ibadah seperti di Masjid Babussalam ini, Penyebaran akan terjangkitnya Virus Corona di kalangan masyarakat memang sudah menjadi prioritas pemerintah untuk melakukan pencegahan, Maka dari itu saya bersama kesatuan angkatan laut pos Kuala Langsa akan selalu siap membantu untuk segala kegiatan jika memang itu dibutuhkan apalagi dalam masa lockdown beberapa hari kedepan", Ungkapnya.

Camat Langsa Barat Kota Langsa, Ridwanullah, SSTP. MSP. Menyampaikan,"Sesuai amanat Walikota Langsa terkait mewabahnya virus corona diminta kepada jajaran pemerintahan agar cepat merespon dengan melakukan kegiatan sosialisasi dalam bentuk penanganan dan pencegahan maka hari ini untuk pertama kalinya di Kecamatan Langsa Barat tepatnya di Gampong Kuala Langsa melaksanakan kegiatan tersebut dan alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan baik, walaupun di Kecamatan Langsa Barat belum ada terdengar atau laporan warga yang terjangkit virus corona akan tetapi kepada masyarakat Gampong Kuala Langsa khususnya Kecamatan Langsa Barat jika mendapat laporan bahwasanya ada warga yang terindikasi/terjangkit virus corona agar dapat segera melaporkan ke pihak terkait", Himbaunya.

Sementara Geuchik Gampong Kuala Langsa Rusmadi menyampaikan,"Kegiatan Desinfektan ini bertujuan lebih kepada penanganan dan pencegahan bagi masyarakat khususnya Gampong Kuala Langsa,selain itu juga mensosialisasikan akan dampak bahaya virus corona apabila ada salah seorang terjangkit nantinya dan hari ini sengaja kita lakukan di masjid Babussalam yang mana selain pembersihan di tempat ibadah juga merupakan amal bagi diri kita sendiri serta tak lupa pula saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan melalui Tim medis Puskesmas dan seluruh muspida se Kecamatan Langsa Barat atas terselenggaranya kegiatan hari ini", tutupnya.

Setelah selesai melaksanakan kegiatan desinfektan, Geuchik beserta perangkat Gampong bersama masyarakat melanjutkan dengan bersih-bersih di sekitar Masjid Babussalam yang diikuti Babinsa dan Babinkamtibmas serta seluruh muspida se Kecamatan Langsa Barat.
(JBI Atjeh)

Camat Langsa Baro Kota Langsa Mengapresiasi Kinerja Kedua Geuchik Twin Syafi'i Dalam Pencegahan Virus Corona.


Langsa - Barometer99.com 

Menindaklanjuti hasil rapat sosialisasi penanganan dan pencegahan Covid 19 atau lebih dikenal dengan virus corona yang dihadiri seluruh Geuchik, Tuha Peut dan Imam beserta muspika di Aula Kantor Kecamatan Langsa Baro kemarin selasa, 17 Maret 2020.

Tepat pada hari ini Rabu, 18 Maret 2020, sekira pukul : 09.00 wib, Kegiatan desinfektan berawal dari Gampong Paya Bujok Seulemak melaksanakan pembersihan yang dimulai dengan penyemprotan obat cair anti virus tersebut di dalam areal Masjid Baiturrahim, kemudian dilanjutkan ke Gampong Birem Puntong dengan melakukan pembersihan di dalam areal Masjid Sukur dengan langsung menerjunkan tim medis dari Puskesmas Langsa Baro.

Geuchik Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Syafi'i ketika di temui barometer99.com mengatakan,"Kemarin saya sengaja meminta kepada Camat Langsa Baro  agar Gampong saya ini segera dilakukan pembersihan atau penyemprotan dan mengapa saya meminta masjid Baiturrahim titik utama pembersihan, sebab Masjid Baiturrahim terletak di jalan lintas yang mana selama ini banyak jama'ah sholat yang berasal dari luar Kota langsa, Baik itu jama'ah dari Banda Aceh yang akan melakukan perjalanan ke Medan Sumatera Utara maupun sebaliknya", Ungkap Syafi'i.


"Mengapa harus menunda jika memang bisa kita laksanakan secepatnya, saya tidak ingin masyarakat Kota Langsa khususnya Gampong Paya Bujok Seuleumak sampai terjangkit virus corona yang sedang mewabah di berbagai belahan dunia termasuk indonesia,dengan adanya sosialisasi yang langsung dipraktekkan oleh Tim Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Langsa Baro di bantu oleh Babinsa dan Babinkamtibmas maka dengan demikian masyarakat bisa mengerti dan memahami serta langsung serta bisa mengerjakan di rumah nantinya", Terang Syaf'i.

Hal senada juga di utarakan oleh Geuchik Gampong Birem puntong, Kecamatan Langsa Baro, Muhammad Syafi'i ketika dimintai tanggapnya kepada barometer99.com menyampaikan ,"Begitu juga dengan saya,Mesjid Baiturrahim dan Masjid Syukur di Gampong saya ini terletak di jalan lintas yang mana banyak jamaah yang singgah disini, baik itu singgah untuk beristirahat sejenak melepaskan lelah akibat dari perjalanan yang jarak tempuhnya lumayan jauh dan mengerjakan ibadah di dalam masjid", Ujarnya.

"Dengan mewabahnya virus corona ini kita sebagai umat yang memiliki iman dan taqwa seharusnya tidak perlu takut karena sebagai umat islam kita sudah sama-sama tahu, Bila ajal telah tiba siapapun takkan bisa menghindarinya, Janji kita dengan Allah SWT tidak pernah bisa meleset walau sedetik pun, Akan tetapi yang kita lakukan hari ini bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan justru kepentingan seluruh masyarakat", Pungkasnya.

Sementara itu Kapus Langsa Baro Safrita Skm Melalui Kasubag TU, Eva Hasfianti SST, memaparkan, "Kegiatan ini baru pertama kalinya kita laksanakan di Kota Langsa, khususnya Kecamatan Langsa Baro, jika di puskesmas sudah rutin kita laksanakan, mengenai penyemprotan kita fokuskan terutama kepada semua benda yang sering disentuh oleh kita,contoh seperti di dalam masjid ini, pintu, tabungan amal dan lainnya,mengenai bahan-bahan untuk penyemprotan bisa apa saja asalkan mengandung zat pembunuh kuman,dengan demikian kegiatan Desinfektan secara keseluruhan nanti dapat dimengerti serta langsung dapat dipraktekkan oleh masyarakat di rumah, sesuai arahan pemerintah lebih kepada langsung tersentuh kepada masyarakat", Jelasnya.


Camat Langsa Baro Zaldi Sofyan, S.STP, MSP dalam kesempatan tersebut menyampaikan,"Luar biasa kedua sosok Geuchik ini, sudah selayaknya kita berikan apresiasi kepada keduanya, sebagai Camat Langsa Baro saya sangat bangga atas terlaksana kegiatan ini, dimana kegiatan ini kali pertama dilaksanakan di kota langsa khususnya kecamatan Langsa Baro, selain  sosialisasi ini bertujuan agar dapat menyampaikan secara langsung kepada masyarakat juga dapat memberikan arahan dan pemahaman agar masyarakat tidak panik dalam menghadapi situasi saat ini", Imbuhnya.

"Selain bangga saya juga mengucapkan terima kasih kepada twin Syafi'i Geuchik Gampong Paya Bujok Seulemak dan Gampong Birem Puntong serta seluruh muspika sekecamatan Langsa Baro atas dedikasinya dalam program penanganan dan pencegahan virus corona, yang mana nantinya dapat menjadikan contoh untuk Gampong-Gampong lainnya di kecamatan yang sama", Harapnya.
(JBI Atjeh)

Menindak Lanjuti Perintah Dirjen Pas dan Kadivpas, Kalapas IIB Langsa Gelar Kegiatan Pencegahan Penularan Virus Corona


LANGSA BAROMETER99.com | Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kota Langsa beserta jajaran  mengelar kegiatan upaya pencegahan penularan virus Covid-19 serta memberikan edukasi bagaimana terhindar dari tertularnya Covid-19 atau yang dikenal dengan virus Corona, dalam lingkup Lapas Setempat Senin, 16 Maret 2020.


Said Mahdar Selaku Kalapas Kelas IIB Kota Langsa dalam siaran persnya mengatakan,"Virus yang sudah menyebar ke berbagai belahan dunia termasuk Indonesia ini memang cukup mengkhawatirkan,
Namun upaya pencegahan penularan virus tersebut terus dilakukan sesuai perintah Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Pemasyarakatan KemenkumHam RI, Nugroho yang juga telah melayangkan Surat Edaran ke setiap Lapas dan Rutan di Indonesia untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona dengan menyediakan sarana dan prasarana pendukung serta selalu dapat menjaga kebersihan lingkungan lapas/rutan, agar upaya tersebut sampai ke masyarakat dan secara khusus kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara Langsung", Ungkapnya.

Said Mahdar Juga memaparkan,"Dalam kegiatan itu, kami memberikan edukasi kepada jajaran petugas, tamu kunjungan maupun warga binaan, Bagaimana tindakan pencegahan yang dapat dilakukan tiap individu, untuk terhidar dari penularan virus Corona tersebut," Imbuhnya.


Lanjutnya kembali menerangkan,"Selain memberikan sosialisasi tentang pencegahan virus Corona, kalapas Langsa juga menempel brosur-brosur upaya pencegahan penyebaran virus Corona tersebut, pada setiap dinding agar nantinya dapat mudah di fahami oleh WBP Lapas Kelas IIB Kota Langsa", Ujarnya.

"Diharapkan apa yang kami laksanakan ini bisa memberikan manfaat besar bagi petugas, dan WBP maupun masyarakat tamu pengunjung" Pungkasnya.

Sementara, Kakanwilkumham Prov. Aceh, Zulkifli SH.MH melalui Kadivpas, Drs.H. Meurah Budiman SH.MH Ketika di mintai tanggapannya mengatakan,"Ini satu kegiatan yang sangat baik dan bagus, dalam rangka pencegahan dan penanganan pandemik Covid19 kepada seluruh Lapas/Rutan kita sdh instruksikan agar dilakukan sosialisasi pencegahan Corona dan penyakit menular lainnya, hal ini sesuai dengan Surat Edaran Dirjenpas dan Surat Sekjen Kemenkumham beberapa waktu lalu", Tukasnya.

"Selain dari pada itu untuk mencegah dampak penularan covid19 kita juga sudah instruksikan Lapas/Rutan utk sementara waktu membatasi waktu kunjungan dari pukul 09.00 wib s/d 12.30 wib dan melakukan sosialisasi kepada WBP dan tamu kunjungan agar nantinya para tamu kunjungan dapat memahami mengapa waktu kunjungan dibatasi, Sebelumnya beberapa Lapas memberikan waktu kunjungan dari pagi sampai sore hari pkl 16.30 wib, sementara saat ini kita batasi untuk sementara dalam upaya pencegahan dampak virus corona", tutup Kadivpas melalui pesan whatsappnya kepada barometer99.com senin, 16 Maret 2020, Sekira pukul : 22.00 Wib.(JBI Atjeh)

Geuchik GP Matang Seulimeng Gandeng BNN Dan LAN Kota Langsa Dalam Upaya Pemberantasan Narkoba


Langsa Aceh - Barometer99.com.
Dalam mengatasi/mencegah peredaran dan  pengguna Narkoba di Gampong matang seulimeng Kecamatan Langsa barat Pemko Langsa, Aparatur Gampong Matang Seulimeng mengandeng BNNK Langsa mengelar kegiatan pemahaman,Pengenalan serta pencengahan bahaya akan narkoba dengan Tema"Sukseskan Sosialisasi Bahaya Akan Narkoba  Mewujudkan Generasi Pemuda Profesional Religius Mandiri Bersih Tanpa Narkoba" Kamis 12 Maret 2020 di Aula terbuka kantor Geuchik setempat.
Amatan Barometer99.com Tampak Hadir dalam kegiatan tersebut, Geuchik Gampong Matang Seulimeng Jufri Isnaini yang di dampingi Sekdes Khaidir,Para Tuha Peut, Safrizal Kepala Dusun, Perwakilan BNN, Cut Maya, Danramil Langsa Barat, Lettu Inf. Suptiyanto, Kapolsek Langsa Barat, IPDA Mulyadi SE, dan Babinsa,Babinkamtibmas Beserta Susilawati, Lembaga Anti Narkoba (LAN) yang membidangi informasi Publik dan para tamu undangan lain.
   
Dalam sambutanya,Jufri isnaini  selaku Geuchik Gampong Matang seulimeng mengatakan,"Kegiatan hari ini bertujuan untuk merubah jati diri masyarakat khususnya Gampong yang kita cintai ini, karena Narkoba sangat berbahaya,bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk keluarga dan masa depan bangsa Indonesia secara keseluruhan", Ungkapnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, AKBP Navry Yuleni SH, Melalui Kasie Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Cut Maria S.sos mengatakan,"Dengan digelarnya kegiatan sosialisasi ini dapat menghimbau seluruh Gampong dalam wilayah Kota Langsa untuk selalu aktif dalam melaksanakan pencegahan pemberantasan penyalagunaan Narkoba,baik itu penyampai secara lisan maupun penyuluhan-penyuluhan seperti hari ini,bagi saya jangankan tingkat Gampong, untuk tingkat Dusun saya selalu siap jika memang diadakan penyuluhan seperti ini,jangan pernah berfikir BNN hadir untuk memberikan penyuluhan akan bahaya narkoba ke pelosok Gampong harus ada bayaran, bagi kami menyelamatkan masa depan bangsa lebih mulia dari pada hal yang lainnya", Tegasnya.

Kapolsek Langsa Barat, IPDA Mulyadi dalam kegiatan tersebut memaparkan,"Ingatlah bahwa Narkotika itu sangatlah berbahaya bagi tubuh kita, jika kita telah terkontaminasi olehnya apalagi sudah menjadi kebutuhan secara khusus itu sama artinya jiwa kita hanya tinggal menunggu maut/ajal menjemput nantinya, jika dimasukan ke dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum /dihirup maupun disuntikan dapat merubah pikiran suasana hati dan prilaku seseorang menjadi tidak waras lagi,justru dengan adanya kegiatan seperti ini kembali saya ingatkan kepada seluruh masyarakat umumnya, terlebih secara khusus kepada para peserta dan pemuda di Gampong Matang Seulimeng agar bersama-sama memberantas peredaran dan penguna narkoba Saya sebagai Kapolsek di wilayah Langsa Barat ini selalu siap menindak para pelaku narkoba bila ada laporan masuk 24 jam tanpa batas,sesuai dengan perintah Kapolres Langsa AKBP Giyarto SH SIK, bahwa tidak ada ampun bagi pelaku baik itu pengedar maupun penguna narkoba", Tegas Kapolsek yang selalu aktif dalam bidang apapun di wilayah hukumnya.
   
Sementara Danramil Langsa barat Lettu Inf. Suprianto mengatakan,"Dalam hal ini TNI banyak tugas yaitu membantu Pemerintah daerah secara keseluruhan,kalau dulu tugas TNI perang demi mengamankan negara,akan tetapi kalau sekarang tugasnya membantu penegak hukum lainnya dalam memberantas Narkoba hingga ke akar-akarnya",Pungkasnya. **(JBI Atjeh)

Gabungan Masyarakat dan Mahasiswa Berunjuk Rasa Tentang Tanah Ijo


Surabaya - Barometer99.com. 12 Maret 2020 Pukul 09.30 s.d 11.50 WIB, bertempat di Kantor DPRD Kota Surabaya Jl. YosSudarso Surabaya, telah dilaksanakan kegiatan aksi unjuk rasa di ikuti sekitar 50 orang dari Dewan Warga Surabaya, DPW SRMI (Serikat Rakyat Miskin Indonesia) Jawa Timur, EW LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi) Jawa Timur dan KAMUS PR (Kesatuan Aksi Mahasiswa Untag Surabaya Pro Rakyat) penanggung jawab sdr. Farhan dan Sdr. Niko.

Adapun agenda tuntutan aksi Sbb :

1. Membangun solidaritas seluas-luasnya antara warga pemegang surat Ijo dan Mahasiswa se- Surabaya untuk berjuang menghapuskan Surat Ijo.

2. Bubarkan dinas pengelolaan bangunan dan tanah (DPBT) Kota Surabaya karena tumpang tindih dengan badan pertanahan Negara (BPN) yang merupakan perpanjangan tangan yang sah dari negara.

3. Tolak bayar retribusi surat Ijo yang terindikasi menjadi lahan korupsi Pemkot Surabaya selama 20 tahun lebih.

4. Warga pemegang Surat Ijo tidak wajib bayar PBB karena bukan berstatus Hak Milik.

5. Hapuskan surat Ijo dan ganti menjadi Sertifikat hak milik.
Rangkaian Demonstrasi tersebut dimulai pukul 09.30 WIB, Massa dari Dewan Warga Surabaya, DPW SRMI (Serikat Rakyat Miskin Indonesia) Jawa Timur, EW LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi) Jawa Timur dan KAMUS PR (Kesatuan Aksi Mahasiswa Untag Surabaya Pro Rakyat) tiba di kantor DPRD Kota Surabaya mengunakan 1 unit mobil Komando di lanjutkan membentangkan Spanduk yang bertuliskan Sbb :

a. Iki tanah negoro duduk tanah Pemkot

b. Warga Suroboyo di begal Pemkot Rek

c. Bubarkan Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Kota Surabaya.

d. Warga kota Surabaya tolak membayar Ristribusi surat ijo.


Kira - kira Pukul 09.33 WIB, Orasi yang dilakukan intinya :

a. Warga kota Surabaya menuntut hak rakyat atas tanah, surat ijo bukan hak milik pemerintah kota Surabaya, tanah surat ijo merupakan milik negara

b. Pemerintah Kota Surabaya telah berkhianat terhadap warga kota Surabaya, atas penguasaan tanah yang bernama tanah Surat ljo.

c. Warga Surabaya menuntut surat ijo yang telah di gunakan lebih dari 23 tahun oleh warga kota Surabaya, hari ini mari kita buktikan Mahasiswa dan warga kota Surabaya akan berjuang atas hak surat ijo.

d. Warga kota Surabaya dan Mahasiswa harus membuktikan ke pada pemerintah kota Surabaya bahwa kegiatan aksi ini bukan merupakan gertakan ataupun momen politik yang akan ada saat ini

e. Warga kota Surabaya dan Mahasiswa akan menempuh jalur hukum agar tanah surat ijo bisa menjadi hak milik warga kota Surabaya.

Pukul 09.54 WIB, Massa aksi unjuk rasa bergeser menuju Taman Surya Balaikota Surabaya.

Pukul 09.58 WIB, Massa Aksi unjuk rasa tiba di Taman Surya Balaikota Surabaya di lanjutkan orasi bergantian yang intinya :

a. Hampir setiap minggu dan bulan presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk membagikan Sertifikat secara gratis hampir di seluruh Jawa Timur kenapa di surabaya tidak pernah di sentuh

b. Tirani kekuasaan saat ini berada di pemerintah kota Surabaya, warga kota Surabaya telah menjadi korban atas hak tahan surat ijo yang saat ini akan di kuasai oleh pemerintah kota Surabaya

c. Warga Surabaya hari ini menuntut pemerintah kota Surabaya atas hak tanah Surat ijo, bersama Mahasiswa mari berjuang dan jangan takut untuk memperjuangkan hak milik warga kota Surabaya, saat ini sudah merdeka akan tetapi warga kota Surabaya tanah masih sewa.

d. Bahwa permasalahan surat ijo harus menjadi perhatian kita semua, selama ini pemerintah kota Surabaya sampai saat ini belum bisa memberikan keoastian keoada warga pemegang surat ijo.

e. Bahwa dampak yang ditimbulkan karena tidak terselesaikannya masalah surat ijo telah menimbulkan dampak negatif bagi warga Surabaya pemegang surat ijo, terutama dampak psikologis bagi warga.

Pukul 11.44 WIB, Massa aksi melakukan seruan Adzan luhur.

Pukul 11.50 WIB, Aksi unjuk rasa selesai selama kegiatan berjalan dengan tertib dan aman.


Dari rangkaian demosntrasi tersebut bahwa terkait permasalahan surat ijo, LMND Jawa Timur mendapat aduan dari warga pemegang surat ijo yang selama telah melakukan aksi di Balai Kota beberapa kali tetapi tetap tidak mendapatkan kepastian dari pihak pemerintah kota Surabaya.

Menyikapi permasalahan surat ijo selanjut LMND, SRMI, Dewan Warga dan Kamus PR sepakat untuk melakukan pembelaan terhadap warga pemegang surat ijo. Sebagai langkah awal dengan melakukan aksi unjuk rasa, selanjut sebagai mahasiswa akan memperjuangkan warga surat ijo.

Mahasiswa tidak hanya akan melakukan aksi unjuk rasa saja akan tetapi juga membuat kajian akademik khusus untuk surat ijo dan legal opinion dari para guru besar untuk di ajukan sebagai judikal review untuk disampaikan ke MK. Yang menjadi landasan kami adalah karena kebijakan pemerintah terkait surat ijo tidak sejalan dengan UU Pokok Agraria tahun 1960. **(riil).

Postingan Populer